FF: Kiss, Hate, & Love [Part 1]


Warning : Don’t Copas Without My Permission. Tuhan melihatnya.

Happy Reading all, Mohon doanya buat UN dan masuk Universitas!!! Semoga yang seangkatan sama aku lulus semua & masuk Universitas yang dituju. AMIN

Author (Owner) : Galuh Tyas Wijiastuti ^^

Genre : Romance, Comedy, Angst

Rating : PG 17

Length : Chaptered

Cast :

–       Cho Kyu Hyun of Super Junior

–       Kang Hyu Won

–       Lee Hyukjae of Super Junior

–       Lee DongHae of Super Junior

 

“Akhh…”

Hyu Won menolehkan kepalanya saat mendengar ringisan seseorang, ia mendapati seorang pria tengah tersungkur di tanah. Wajah pria itu begitu menyedihkan, dandanan pria itu bisa dikatakan seperti kaum Romawi Kuno. Terlalu lampau untuk abad ini. Bingkai hitam yang mengitari kacamata tebalnya membuatnya terlihat tua, belum lagi kemeja kotak-kotak biru dengan lengan panjang yang dikancing pada bagian pergelangan tangan dan celana panjang yang warnanya hampir memudar membuat Hyu Won berpikir mengenai kepribadian pria itu. Sebenarnya ia punya TV atau tidak di rumah? Bukankah sekarang perkembangan Fashion begitu pesat dan mengapa masih ada orang seperti itu? Lamunan gadis itu terhenti saat ia mendengar beberapa orang justru menertawakan pria itu dan bukannya membantu pria itu. Dengan cepat ia berjalan menuju pria yang masih tersungkur di tanah itu.

“Ya!! Kalian mengapa menertawainya? Apakah kalian buta? Ia sedang terjatuh,” ucap Hyu Won dengan emosi. Laki-laki yang tersungkur tadi hanya terperangah mendengar teriakan Hyu Won.

“Gweanchanna?” tanya Hyu Won lembut lalu membantu pria itu berdiri. Beberapa orang yang tadi menertawakan pria itu kini mulai menjauh satu-persatu. Sepertinya mereka memang hanya menertawakan pria itu dan tidak berniat sedikitpun untuk melakukan tindakan lebih.

“Ne..nee gweanchanna,” balas pria itu dengan gugup seolah mewaspadai Hyu Won.

“Aishhh kau ini kenapa sepertinya takut padaku?” ucap Hyu Won kesal.

“Mengapa kau mau membantuku?” ucap pria itu dengan heran.

Hyu Won menarik nafasnya malas, “Apakah aku tak boleh membantu orang?” tanya Hyu Won bingung dengan intonasi kesal. Apakah membantu sesuatu yang dilarang?

“Anni, hanya saja kau orang pertama yang membantuku saat aku terkena musibah seperti ini,” balas pria itu mulai terdengar normal. Ia mulai merasa nyaman dengan Hyu Won.

Hyu Won hanya menganggukan kepalanya paham, pria ini sepertinya tak punya banyak teman. Selain karena dandanannya yang terlihat purba, ia juga tipe orang yang tak bisa bersosialisasi dengan baik, pikir Hyu Won dengan kepala yang masih sibuk mengangguk-angguk.

“Ah, siapa namamu?” tanya pria itu lalu menjulurkan tangannya. Hyu Won tersadar dari lamunannya dan membalas uluran tangan pria itu.

“Hyu Won, Kang Hyu Won imnida,” balas Hyu Won lalu tersenyum manis.

“Aku Lee Hyukjae, tapi orang rumah sering memanggilkmu Eun Hyuk,” balasnya lengkap dengan gummy smile yang terlihat begitu menggemaskan.

“Kita berteman? Kau sepertinya akan menjadi teman baruku di KyungHee University ini,” balas Hyu Won dengan manis. Ia mulai merasa akrab dengan Eun Hyuk. Ini hari pertamanya menjadi mahasiswa dan betapa beruntungnya ia bisa punya teman secepat ini. Ia bahkan heran dengan dirinya sendiri yang sangat mudah menerima Eun Hyuk sebagai temannya.

“Ah ye, kita berteman..” balas Eun Hyuk dengan anggukan.

Hyu Won menatap jam tangannya lalu kembali menatap Eun Hyuk. “Sepertinya aku harus masuk sekarang, karena menolongmu aku jadi lupa kalau aku harus mencari kelasku, aku tak hafal dengan kampus ini,” balas Hyu Won pelan.

“Aku akan menemanimu mencari kelasmu, kebetulan jadwal kuliahku nanti siang,” balas Eun Hyuk menawarkan bantuan.

“Membantuku?” ucap Hyu Won bingung, bagaimana bisa anak baru membantu anak baru?

Eun Hyuk menyadari kebingungan Hyu Won. “Kau pikir aku anak baru di sini? Aku seniormu,” balas pria itu dengan senyum terkulum. Pertanyaan Hyu Won terjawab tanpa harus bertanya.

“Ommo! Aku harus memanggilmu sunbae?” canda Hyu Won dan dibalas dengan senyuman Eun Hyuk.

“Tak perlu, panggil aku sesukamu. Kajja!” ajak Eun Hyuk. Hyu Won hanya mengangguk senang. Keduanya lalu berjalan beriringan menuju gerbang kampus.

Baru beberapa langkah mereka berjalan, Hyu Won menghentikan langkahnya dengan tiba-tiba. Tubuh gadis itu menegang, raut wajahnya mengeras seperti sudah lama berada di dalam ruangan ber-AC, dadanya bergemuruh, mata gadis itu bahkan membulat dengan maksimal. Orang yang benar-benar tak pernah ingin ia lihat kini berjalan menuju dirinya, kilasan kejadian yang menyebabkan rasa bencinya pada orang yang berjalan mendekatinya kembali berputar di dalam kepalanya.

“Kita putus, aku sudah mendapatkan apa yang kumau,”

Hyu Won menggelengkan kepalanya mencoba menghapus semua ingatan buruk itu. Semakin mencoba melupakannya maka ingatan itu semakin terus berputar seperti roll film yang tak pernah bisa berhenti.

“Hahahah, babo..”

“Kau tertipu,”

“Dasar gadis menyedihkan,”

“Hyu Won, Gweanchanna?” bahu gadis itu terguncang pelan. Tatapannya masih terpaku pada sosok pria yang berjalan di depannya dengan satu orang pria lain di sampingnya.

“Hyu Won??” ucap Eun Hyuk lalu kembali menepuk bahu gadis itu. Mata gadis mengerjap mencoba kembali pada dunia nyata.

“Ah ne,” balas Hyu Won dengan linglung. Mata gadis itu masih terpaku pada sosok pria yang ada di depannya. Eun Hyuk mengikuti arah pandang Hyu Won.

Dahi Eun Hyuk sedikit berkerut. “Cho Kyu Hyun?” ucap Eun Hyuk setengah bergumam.

Hyu Won menolehkan kepalanya dengan cepat saat mendengar nama pria yang mati-matian berusaha ia hapus dari ingatannya keluar dari mulut Eun Hyuk.

“Kau mengenalnya?” tanya Hyu Won.

“Ten..” belum sempat Eun Hyuk menjawab, Hyu Won sudah memotong ucapan pria itu dengan melakukan gerakan yang tiba-tiba. Ia menarik Eun Hyuk sehingga pria itu berjalan sedikit terseok-seok karena berusaha mengimbangi langkah Hyu Won. Hyu Won merasa lega saat pria yang bernama Kyu Hyun itu berjalan melewati tempat mereka berdiri tadi.

“Ya!! Ya!! Wae? Mengapa kau panik sekali?” tanya Eun Hyuk penasaran dengan tingkah panik Hyu Won. Hyu Won masih belum menjawab pertanyaan Eun Hyuk. Kepala gadis itu masih sibuk menoleh ke belakang memastikan pria yang bernama Kyu Hyun itu tak melihatnya.

“Ya!!” teriak Eun Hyuk kesal dan membuat Hyu Won terkejut.

Hyu Won tersentak pelan, “Aisshh!! Kau membuatku terkejut,” balas Hyu Won dengan tangan yang sibuk mengusap dadanya berusaha menormalkan degupan jantungnya karena efek keterkejutannya.

“Wae? Sepertinya kau menghindari Cho Kyu Hyun itu?” tanya Eun Hyuk dengan selidik. Hyu Won menjadi gugup sekarang.

“Gweanchanna, hanya teman lama,” balas Hyu Won dengan gugup. “Sekarang ceritakan padaku mengapa kau bisa mengenal Cho Kyu Hyun?” tanya Hyu Won lagi berusaha mengalihkan pembicaraan mereka tadi.

Eun Hyuk menatap Kyu Hyun yang berjalan jauh dari tempat mereka berdiri.

“Bukan mengenalnya tapi mengetahui siapa dia. Ia pria pandai dengan IQ di atas rata-rata, kaya dan memiliki paras menawan yang mampu menghipnotis gadis-gadis hanya dengan tatapannya. Pria yang suka menindas orang sesukanya. Belum lagi appanya pemilik Universitas ini,” ucap Eun Hyuk santai seolah Kyu Hyun adalah sahabat dekatanya. Hyu Won hanya bisa menganga setelah mendengar kalimat terakhir pria itu. Mendengar dari ucapan Eun Hyuk, pria itu begitu mengetahui segala sesuatu tentang Kyu Hyun. Atau memang Kyu Hyun yang sangat terkenal hingga semua orang mengetahuinya tidak terkecuali Eun Hyuk? Gadis itu sedikit bergidik membayangkan betapa sialnya ia bisa berada satu Universitas dengan pria itu.

“Pemilik Universitas ini?” tanya Hyu Won lagi, ia berusaha memastikan kalimat terakhir pria itu benar atau tidak.

“Hmm,”

“Andwae,” desah Hyu Won. Salah, salah besar keinginannya untuk mengambil beasiswa yang ditawarkan sekolahnya pada Universitas ini. Ia benar-benar tak tahu Kyu Hyun pemilik Universitas ini. Dengan otak cerdasnya ia berhasil mendapatkan beasisiwa yang begitu diidamkan semua anak-anak seumurnya saat masih di Senior High School dulu. Tapi ia tak menyangka bila ia akan terjebak pada Universitas milik keluarga pria itu. Kalau sudah begini ia mengutuk sikap gengsinya yang menolak tawaran appanya untuk menyekolahkannya di Harvard University. Gadis itu ingin membuktikan pada orang tuanya bahwa ia mampu melakukan segala sesuatu dengan mandiri tanpa mau menyulitkan kedua orang tuanya walaupun appanya tak akan jatuh miskin hanya dengan membiayai sekolahnya.

Eun Hyuk penasaran dengan apa yang sebenarnya berusaha ditutupi Hyu Won. “Wae? Sekarang ceritakan padaku apakah kau memiliki hubungan dengannya?” tanya Eun Hyuk menuntut.

Hyu Won membalikan badannya dan berjalan linglung meninggalkan Eun Hyuk yang masih penasaran dengan semuanya. Pria itu yakin ada sesuatu yang ditutupi Hyu Won.

“Ya!!!” teriak Eun Hyuk saat Hyu Won berjalan meninggalkannya. Bukankah ia harus mengantar gadis itu mencari kelas barunya?

“Aku akan cari kelasku sendiri!” teriak Hyu Won tanpa mau menolehkan kepalanya. Eun Hyuk hanya bisa berdiri dengan kebingungannya.

“Ada apa sebenarnya? Apa hubungannya dengan Kyu Hyun?” gumam Eun Hyuk.

Dengan cepat Eun Hyuk merogoh ponselnya dan memencet beberapa digit angka untuk menghubungi seseorang.

“Yeobboseo? Kita harus bertemu,”

****

 

Design Grafis Department, Kyunghee University

03:00 PM

“Hai,” ucap sebuah suara mengagetkan Hyu Won.

Hyu Won menghentikan langkahnya saat keluar dari pintu kelas. Ia seperti mengenali suara ini. Dengan cepat ia membalikan tubuhnya dan mendapati seorang pria dengan gummy smile berdiri menyender pada sisi tembok.

“Eun Hyuk?” ucap Hyu Won terkejut. Ia mengerutkan dahinya, bagaimana bisa pria itu menemukannya? Tak penting, mungkin ia bertanya pada orang-orang atau staf Universitas.

“Sudah makan siang? Aku traktir kau? Eotte?” tawar Eun Hyuk.

Hyu Won tampak berpikir, “Baiklah kalau begitu, aku ini sangat suka makan. Kau akan jatuh miskin setelah ini,” balas Hyu Won dengan candaan.

“Gweanchanna,” balas Eun Hyuk seolah tak mempermasalahkan ucapan gadis itu.

“Kajja!! Aku sudah lapar,” teriak Hyu Won lalu berjalan mendahului Eun Hyuk. Eun Hyuk hanya tertawa kecil melihat tingkah kekanak-kanakan Hyu Won.

****

“Ahjumma, aku mau pesan dua porsi Jajjangmyeon dan orange jus,” ucap Hyu Won pada ahjumma penjual makanan di kantin KyungHee University. Hyu Won menatap Eun Hyuk lalu tersenyum senang.

“Kau baik sekali mau mentraktirku makan,” ucap Hyu Won.

“Tentu saja, kau teman baikku sekarang jadi aku akan memperlakukanmu dengan baik,” balas Eun Hyuk.

BRAKKKK

“Ommo!” pekik Hyu Won tertahan saat merasa meja tempat ia dan Eun Hyuk seperti akan terbelah karena gebrakan seseorang. Mata gadis itu membulat saat melihat sebuah tangan besar mencengkram kerah baju Eun Hyuk.

“Aigoo uri Eun Hyuk sudah punya kekasih? Anak baru sepertinya,” ucap seorang pria lalu menarik kerah baju Eun Hyuk hingga membuat Eun Hyuk bangkit dari tempat duduknya.

Eun Hyuk hanya diam saat diperlakukan seperti itu hingga membuat Hyu Won geram. Dengan cepat gadis itu bangkit dan melepas cengkraman tangan besar itu dari kerah baju Eun Hyuk.

“Ya!! Apa yang kal…” ucapannya terpotong saat melihat pria lain di balik pria yang mencengkram kerah baju Eun Hyuk.

Emosinya yang sejak tadi memuncak seolah menguap tanpa sisa, mata gadis itu lagi-lagi membulat dan sekarang yang ia tahu ia butuh penyangga untuk tubuhnya yang mulai melemas.

“Cho Kyu Hyun..” ucapnya mengambang. Cengkraman tangan pria yang sejak tadi menempel pada kerah baju Eun Hyuk terlepas saat mendengar Hyu Won menyeruka nama pria di belakangnya.

“Kyu Hyun-ah kau kenal gadis ini?” tanya pria yang mencengkram kerah baju Ein Hyuk tadi.

Kyu Hyun berjalan mendekati Hyu Won yang masih menegang, pria itu menatap Hyu Won miring. Dahinya sedikit berkerut mencoba mengumpulkan ingatan tentang Hyu Won. Ia merasa mengenal gadis itu. Hyu Won hanya menunduk berharap Kyu Hyun tak mengingat sesuatu tentang dirinya.

Tanpa Hyu Won duga, Kyu Hyun meletakan tangannya pada dagu Hyu Won dan mengangkat kepala gadis itu seolah meneliti wajah gadis itu. Hyu Won hanya diam membeku tanpa perlawanan, Eun Hyuk bahkan merasa bingung dengan sikap gadis itu.

“Ya! Kyu Hyun jangan menyentuhnya,” ucap Eun Hyuk hendak menyingkirkan tangan pria itu dari dagu Hyu Won saat melihat Hyu Won hanya diam saja diperlakukan seperti itu tapi pria lainnya mencoba menghalanginya.

Tiba-tiba mata Kyu Hyun berbinar tak jelas seolah habis mendapatkan mainan yang begitu mengasikan. “Ah, Donghae-ah kau tak ingat gadis manis ini?” ucap Kyu Hyun dengan menyeringai. Hyu Won hanya membulatkan matanya, suaranya bahkan hilang sejak beberapa detik lalu. Ia tak suka nada bicara pria itu tapi rohnya seolah terbang jauh hingga membuatnya seperti jiwa tanpa raga. Hanya diam dan termangu menatap Kyu Hyun.

Pria yang bernama Donghae itu memiringkan kepalanya dan menatap Hyu Won dengan selidik. Eun Hyuk bahkan menunggu kalimat apa yang akan Kyu Hyun lontarkan nantinya.

“Ah, aku ingat. Si bibir cherry, bukan?” ucap Donghae dengan senyum terkulum. Hyu Won menelan ludahnya yang terasa membatu. Mati, sebentar lagi Eun Hyuk mungkin akan tahu rahasia memalukan dirinya dengan pria yang bernama Kyu Hyun itu.

Kyu Hyun mengangguk senang, aura jahat baru saja Hyu Won rasakan dari senyum senang Kyu Hyun.

“Agoo aku tak menyangka gadis itu mengikutimu hingga ke sini Kyu Hyun-ah, jangan-jangan dia mau membalas dendam padamu,” ucap Donghae dengan intonasi yang dibuat-buat ketakutan.

Hyu Won mulai kesal dengan cepat ia menyingkirkan tangan Kyu Hyun yang masih menempel pada dagunya. “Lepaskan,” ucapnya dingin. Rohnya baru saja kembali pada tubuhnya lagi.

“Eun Hyuk-ah, ayo kita pulang,” ucap Hyu Won dan dibalas anggukan gugup oleh Eun Hyuk.

Kyu Hyun tersenyum lalu menahan lengan Hyu Won, “Chankkaman, kalian sudah memesan makanan, kan? Bagaimana kalau kita makan bersama?” tawar Kyu Hyun.

“Aku sudah kenyang,” ucap Hyu Won lalu menarik tangan Eun Hyuk dan menjauh dari tempat Kyu Hyun berdiri.

Kyu Hyun memandang nanar ke arah Hyu Won. Dadanya bergemuruh tak jelas, perasaannya menjadi begitu tak menentu, ada kebahagiaan yang ia rasakan saat melihat wajah Hyu Won lagi. Seperti rasa rindu yang lama ia pendam.

“Ya! Kau tersenyum? Kau merindukannya, hah?” tanya Donghae dengan ejekan. Kyu Hyun hanya tersenyum malas menanggapi ejekan sahabatnya itu. “Atau kau merindukan bibir cherry miliknya?” sambung Donghae lalu terkekeh pelan.

“Brengsek kau,”

****

Hyu Won Room’s

09:00 PM

“Argggghhh…” teriak Hyu Won kesal. Sejak pulang dari kampus hingga malam ia terus mengurung diri tak mau keluar dari kamarnya. Eommanya bahkan membujuknya untuk keluar tapi ia menolak mentah-mentah ajakan eommanya.

“Cho Kyu Hyun sial!!! Kenapa aku harus bertemu denganmu lagi?” ucapnya dengan isakan sekarang. Rasa bencinya terhadap pria itu benar-benar sudah berada pada level akut. Jadi jangan merasa heran bila ia bisa terisak seperti itu.

Ia menegakkan tubuhnya lalu bersandar pada dashboard ranjangnyanya. Kilasan kenangan yang begitu menyakitkan hatinya kembali berputar dengan liar di dalam kepalanya. Ia seperti sedang menonton drama dengan lakon dirinya sendiri.

“Oppa, ada apa menyuruhku kemari?” tanya Hyu Won dengan bingung. Kyu Hyun mengirim pesan singkat dan menyuruhnya datang ke Gedung Olahraga Sekolah.

Kebetulan pria itu ingin bertemu dengannya, ia berpikir ini saat yang tepat untuk memberikan hadiah untuk pria itu. Hari ini tanggal 3 Februari dan pria yang ia cintai itu berulang tahun. Ia menyembunyikan hadiah yang ia bawa di belakang tubuhnya. Ia tak sabar ingin menyerahkan hadiah yang sudah ia buat sejak dua bulan lalu. Memang tak mahal dan bagus tapi bisa begitu nyaman saat dipakai di musim dingin. Sebuah sarung tangan dan syal yang ia buat sendiri setelah melalui kursus kilat dengan eommanya.

Laki-laki itu masih menggiring langkah keduanya menuju tengah Gedung Olahraga. Dahi Hyu Won sedikit berkerut, ada apa kekasihnya itu membawanya menuju tengah Gedung Olahraga. Memang hanya mereka berdua yang berada di sana, tapi ia merasa seperti ada banyak pasang mata yang sedang mengawasi keduanya. Mungkin karena Gedung Olahraga yang terlihat kosong dan pikiran gadis itu yang terus membayangkan suasanan ramai saat ia menonton pertandingan basket sehingga ia merasa menjadi objek tontonan banyak orang karena berdiri di tengah Gedung Olahraga seperti ini.

“Oppa wae?” tanyanya masih dengan rasa bingungnya.

Langkah pria itu terhenti saat keduanya telah sampai tepat di tengah Gedung Olahraga. Pria itu membalikan badannya dan menatap Hyu Won dengan lembut.

“Mana hadiahku?” todong pria itu dengan manja.

“Mwo? Hadiah apa?” ucap Hyu Won berpura-pura tak ingat.

“Aishhh kau mau berpura-pura lupa, hah? Hari ini ulang tahunku, kau lupa? Atau kau berpura-pura lupa?” tanya Kyu Hyun dengan merajuk.

Hyu Won terkekeh pelan lalu tersenyum dengan lembut. Kekasihnya itu lebih tua dua tahun diatasnya tapi bersikap seperti anak kecil. Dengan cepat ia mengangkat tangannya ke atas dan menyerahkan sebuah tas kecil berisi hadiah untuk kekasihnya itu.

“Tadaaaa…” ucapnya dengan senyuman.

Pria itu menaikan satu aslinya bingung “Mwo? Apa ini?” tanya Kyu Hyun dengan bingung. “Bukalah,” balas Hyu Won.

Dengan cepat Kyu Hyun membuka tas kecil tersebut, detik berikutnya senyum manis terbentuk dari bibir tebalnya. “Aigoo, kau yang membuat sendiri?” tanya Kyu Hyun antusias.

“Hmm, eomma yang mengajariku,” balas Hyu Won riang. Kyu Hyun menatap Hyu Won lama seolah menimbang-nimbang balasan apa yang bisa ia berikan sebagai rasa terimakasihnya?

“Gomawo,” ucap Kyu Hyun lalu memeluk tubuh Hyu Won. Hyu Won hanya tersenyum, hasil kerjanya tak sia-sia. Wajah kekasihnya itu begitu manis.

Hyu Won melepas pelukan pria itu lalu menatap jam tangannya, “Oppa, aku harus kembali ke kelas, sebentar lagi Kim Songsaenim masuk,” ucap Hyu Won lalu bersiap akan pergi.

“Chankkaman,” cegah Kyu Hyun. Ia terlihat sedikit ragu.

“Wae?” bingung Hyu Won.

Kyu Hyun menatap wajah gadis itu begitu intens. Melempar tatapannya pada mata kanan lalu kiri gadis itu. Hyu Won menelan ludahnya karena merasa gugup ditatap seperti itu. Tatapan pria itu begitu tajam dan dalam seolah sedang menghipnotis gadis itu. Kyu Hyun memajukan tubuhnya hingga menghimpit gadis itu. Hyu Won hanya menatap wajah Kyu Hyun dengan polos.

“Hyu Won-ah,” ucap Kyu Hyun menggantung, Hyu Won tak sempat membalas seruan pria itu karena yang ia rasakan detik berikutnya adalah bibirnya terasa begitu hangat. Kyu Hyun baru saja mendaratkan sebuah kecupan pada bibir cherry Hyu Won. Mata gadis itu membulat terkejut tapi tubuhnya bahkan tak bisa bergerak hanya untuk menolak sentuhan bibir Kyu Hyun.

Kyu Hyun tersenyum disela-sela ciumannya dengan Hyu Won. Gadis itu begitu polos. Pria itu yakin ini ciuman pertama gadis itu. Merasa tak ada penolakan dari tubuh Hyu Won, Kyu Hyun menggerakan tangannya menyetuh tengkuk gadis itu lalu menekan tengkuk gadis itu. Tangan pria itu bergerak menakan pinggang kecil Hyu Won dan menekan tubuh gadis itu hingga tubuh mereka menempel intens. Bibir Kyu Hyun mulai bergerak menggigit bibir bawah Hyu Won. Mata pria itu bahkan terpejam menikmati manisnya pagutan bibirnya pada bibir Hyu Won. Hyu Won masih belum membalas ciuman Kyu Hyun, ia bingung harus melakukan apa. Ini kali pertamanya melakukan ciuman bibir, ia bahkan merasa malu sekarang. Berulang kali ia berpikir apakah ia membalas bibir pria itu atau memikirkan harga dirinya. Ia bahkan sangsi harga dirinya masih berada pada raganya. Ciuman pria itu begitu memabukan dan menggoda.

“Akh..” pekik Hyu Won tertahan saat ia merasakan perih pada bibir bawahnya. Pria itu kembali menggigit ganas bibir bawahnya kali ini dengan gigi-ginya yang runcing. Tanpa Hyu Won duga, Kyu Hyun mengambil kesempatan dengan memasukan lidahnya dan membelit seluruh isi rongga mulut gadis itu. Hyu Won merasa terkejut pada awalnya namun ia mulai terbawa suasana. Ia baru saja akan membalas pagutan pria itu saat ia mendengar banyak tepukan tangan dan sorak-sorai suara orang yang berteriak seolah sedang menikmati sebuah pertandingan basket.

Kyu Hyun melepas pagutannya pada bibir Hyu Won dan menyeringai pada gadis itu. Hyu Won yang bingung dengan sikap Kyu Hyun mencoba bertanya tapi teriakan orang-orang yang terdengar begitu ramai membuatnya penasaran. Dengan cepat ia membalikan badannya, seketika itu juga mata gadis itu membulat saat ia melihat banyak orang sudah berdiri di belakangnya bukan hanya di belakang bahkan di lantai satu Gedung Olahraga itu juga banyak yang berdiri dengan wajah yang begitu puas seolah berhasil mendapatkan tontonan yang begitu mengasikan.

“Oppa ada apa sebenarnya?” tanyanya dan kembali membalikan badannya menatap Kyu Hyun dengan wajah bingungnya.

Kyu Hyun hanya tersenyum. Tangannya bergerak menyentuh bibir cherry Hyu Won dan menghapus bekas saliva keduanya yang masih menempel. Hyu Won menatap tangan Kyu Hyun yang masih bergerak menghapus saliva di bibirnya.

“Aigoo uri Kyu Hyun berhasil,” ucap sebuah suara yang tiba-tiba terdengar begitu dekat dengan Hyu Won. Gadis itu membalikan badannya dan menatap shock pada seorang pria dengan sebuah kamera di tangannya. Itu sahabat Kyu Hyun.

Hyu Won menatap pria tersebut lalu kembali menatap wajah Kyu Hyun. Hyu Won mendapati wajah Kyu Hyun yang begitu santai seolah tak terjadi apa-apa. Padahal gadis itu yakin Kyu Hyun tahu bahwa kegiatan mereka baru saja disaksikan siswa-siswi Sekolah.

“Oppa, bisa kau jelaskan?” ucap Hyu Won mulai panik.

 “Kau hebat, ini rekor ciuman terlamamu. 2 menit,” ucap pria di samping Kyu Hyun tadi menggantung. “Aigoo.. Kau begitu tergila-gila dengan bibir cherry Hyu Won?” sambungnya lagi dengan senyum mengejek.  Lagi-lagi pertanyaan Hyu Won tak terjawab.

Kyu Hyun hanya terkekeh, mata pria itu menatap wajah Hyu Won yang begitu menyedihkan. Ada sedikit rasa bersalah dalam dirinya tapi ia menghapusnya dengan cepat. Ini bukan ciuman pertama yang ia lakukan dengan wanita walaupun ini ciuman terlama pertama kali yang ia lakukan. Hyu Won hanyas satu di antara banyak gadis yang masuk ke dalam perangkapnya.

“Oppa ada apa sebenarnya?” tanya Hyu Won menaikan nada suaranya. Sejak tadi ia mendengar percakapan yang tak ia mengerti antara Kyu Hyun dan sahabatnya itu.

“Katakan sekarang Cho Kyu Hyun, setelah itu baru aku akan memberikan PSP terbaru!!” teriak seseorang dari atas lantai satu Gedung Olahraga. Hyu Won mendongakan kepalanya mencaritahu siapa lagi yang membuatnya bingung dengan kalimat yang masih belum ia pahami. Katakan apa?

Kyu Hyun hanya diam dan masih tersenyum. “Aishhh kau terlalu lama,” ucap pria yang tadi memegang kamera ditangannya.

“Ya! Lee Donghae nikmati wajah terkejut uri Hyu Won,” ucap Kyu Hyun dengan kekehan. Hyu Won menggigit bibir bawahnya mencoba mencerna ucapan Kyu Hyun. Dadanya mulai bergemuruh.

Pria yang bernama Lee Donghae itu bergerak maju selangkah lalu mengusap pelan kepala Hyu Won lembut seolah itu adiknya sendiri, ia menundukan kepalanya dan mensejajarkan tinggi tubuhnya dengan Hyu Won, “Hyu Won manis, maafkan oppa ya, kau hanya bagian dari permainan kita. Kau bagian taruhan kami, seharusnya kau menolak saat Kyu Hyun menciummu dengan begitu mobilnya bisa jadi milikku dan ia tak mendapatkan PSP terbaru. Tapi sayang kau malah terbuai pesonanya, terpaksa ia mengambil mobil baruku, ck,” ucap Donghae dengan senyum yang begitu lembut seolah pernyataannya barusan adalah sesuatu yang melegakan hati. Mata Hyu Won mulai berkaca-kaca setelah mendengar ucapan pria itu. Ia merasa bodoh sekarang, beberapa detik lalu ia begitu bahagia dengan ciuman pria itu. Tak disangka ia hanya bagian dari permainan pria itu.

Donghae kembali menegakan tubuhnya lalu mengusap kepala Hyu Won lagi, “Oh iya, maafkan oppa sekali lagi. Karena kegiatan tadi kurekam dengan kameraku,” ucapnya lalu menghentikan usapannya pada kepala Hyu Won. Ia tersenyum lembut, mata pria itu sebenarnya begitu teduh tapi sayang sikap dan tindakannnya membuat Hyu Won tak tersentuh sama sekali.

“Kajja! Kyu Hyun-ah,” ucap Donghae lalu berjalan meninggalkan Hyu Won yang masih berdiri mematung. Amarahnya tertahan di dalam hatinya. Ia masih waras untuk tak berteriak-teriak penuh emosi pada dua orang pria yang sejak tadi mengatur permainan ini.

Kyu Hyun berjalan selangkah lalu berdiri tapat di hadapan Hyu Won. Hatinya tanpa ia sadari sedikit bergetar saat melihat air mata yang mengalir dari sudut mata Hyu Won. Semua gadis yang masuk ke dalam perangkapnya sama tapi tidak dengan Hyu Won. Ia merasa gadis itu sangat berbeda selama menjalin hubungan dengannya. Tingkah kekanakan gadis itu begitu menggemaskan, walaupun begitu terkadang ia begitu dewasa dan perhatian untuk gadis seusia dirinya.

“Maaf tapi kau hanya bagian dalam permainanku,” ucap Kyu Hyun pelan. Kalimat itu tulus dari hatinya, ada sedikit harapan Hyu Won akan memaafkannya tapi peraturan di dalam permainannya adalah memutus hubungan setelah mendapatkan apa yang ia inginkan.

“Kau jahat oppa,” desis Hyu Won. Kyu Hyun menganggap itu sebuah pujian, beruntung ia tak mendapat sebuah tamparan dan cacian seperti biasanya.

“Ya!! Kyunie palli!!!” teriak Donghae.

Kyu Hyun menempelkan bibirnya pada telinga Hyu Won dan berbisik pelan. “Kita putus, aku sudah mendapatkan apa yang kumau,” ucapnya lalu berlalu meninggalkan Hyu Won yang mulai terisak.

Samar-samar Hyu Won mendengar cemooh beberapa orang yang berteriak nyaring.

“Hahahah, babo..”

Hyu Won semakin mendengar banyak suara yang meneriaki dirinya.

“Kau tertipu!!” seorang gadis berteriak senang.

“Dasar gadis menyedihkan,” cibir seorang gadis saat melewati dirinya.

Satu-persatu orang-orang yang tadi memenuhi Gedung Olahraga mulai menghilang. Kini Gedung Olahraga benar-benar sepi dan hanya ada dirinya yang masih berdiri mematung dengan bahu yang bergetar hebat. Ia menangisi kebodohannya.

“Aku hanya bahan taruhan? Kau tega sekali Cho Kyu Hyun,” isaknya dengan isakan pelan.

Ia merasa menjadi wanita bodoh sekarang. Ia tak rela dengan semua yang terjadi apalagi hantinya mulai begitu mencintai pria itu. Kini ia membenci hatinya sendiri yang dengan bodohnya mulai mencintai pria itu.

“Aku bersumpah tak akan bertemu dengan orang seperti dirimu lagi, kau pria yang tak akan kutemui seumur hidupku lagi, kau brengsek, kau sial..” umpatnya dengan semua kebencian dihatinya.

“Napeum, kau sial Cho Kyu Hyun!!!” ucapnya lalu melempar bantal gulingnya ke lantai.

“Yakk!!!”

Hyu Won menolehkan kepalanya menatap pintu kamarnya yang terbuka, sebuah kepalanya menyembul dan memasang wajah kesal.

“Opppppaaa..” rengeknya manja. Pria yang ia panggil oppa itu berjalan mendekati dirinya.

“Ya! Wae irrae?” tanya pria itu.

“Oppa, Kyu Hyun. Aku satu Universitas dengannya, eottohkae?” ucapnya dengan rengekan.

Pria itu mulai duduk pada sisi ranjang. Ia paham betul dengan masalah dongsaengnya itu dengan Kyu Hyun. “Hanya karena pria itu dan kau berteriak sejak tadi?” kesal pria itu karena sejak tadi dongsaengnya itu terus menjerit tak tahu diri.

“Eottohkae? Aku harus bagaimana? Aku mau pindah saja,”

“Aigoo begitu saja kau pusing, acuhkan ia. Jangan tunjukan kebencianmu, ia akan semakin bahagia bila kau menunjukan rasa tak sukamu padanya. Ia akan berpikir aku begitu memikirkan taruhan itu,” ucap pria itu dengan enteng.

“Tapi aku memang memikirkan taruhan itu,” ucap Hyu Won lagi.

Pria itu malas menanggapi sikap kekanak-kanakan dongsaengnya itu. “Babo, cepat tidur dan lupakan pria itu,” ucap pria itu lalu tersenyum.

“Ji Hoon oppa, aku takut padanya,”

“Ckk, babo, ia tak akan menyakitimu lagi,” ucap pria itu lalu berjalan keluar kamar Hyu Won.

Hyu Won memiringkan kepalanya, mengapa ucapan kakaknya itu sepertinya begitu mengerti Kyu Hyun. Mengapa ia mendadak percaya dengan ucapan oppanya itu. Dan lagi, oppanya berkata seolah telah mengenal Kyu Hyun lama.  Tak ada gunanya memikirkan semua itu, yang harus ia pikirkan bagaimana cara menghadapi mantan kekasihnya itu.

“Aisshhh eottohkae,”

TBC~

Catatan Kaki:

Oppa: Kakak laki-laki bagi perempuan

Ya!: Hei!

Andwae: Tidak

Molla: Tidak tahu

Ommo: Ya ampun

Ne: Iya

Anni: Tidak

Mwo: Apa

Wae: Kenapa

Annyeong: Hallo

Kajja: Ayo

Gimana? Gimana? Komen ya, pingin tau segimana perkembangan author dalam menulis. Tunjukan kalau kita sesama manusia yang nyata walaupun kita ada di dunia maya, hahahahah

Makasih buat yang udha mampir ^^

Advertisements

132 thoughts on “FF: Kiss, Hate, & Love [Part 1]

  1. annyeong~ aku reader baru. ini ffnya kereeeeenn. aku suka karakter Kyu disini. jahat2 mnggemaskan (?) gmnaaaa gt. klo bisa d buat Kyuhyun mnderita, menyesal smp nyesek senyesek2nya ya? XD Biar dia ngerasain gt sakitnya Hyu Won *reader songong malah request* ah, aku sebel sm kmu Kyu. kkkkkk~ btw ada bbrp ff yg d protect ya? aku blh mnta PWnya ga? but, aku gak pny akun Twitter. so, what should i do?

  2. Keren,,,,
    Kyu pst nyesel tuhhh udh mainin cewek”..
    Hmmm,,tabok kyu ahh..cuuuup…
    Heheheh..
    Annyeong,, follow up twitter aq ya,, @rezty_06..
    Kamsha..

  3. cho kyuhyyuuunnnn kau begitu menyebalkan!!!!!!!!
    hyu won ksian bngeeettt….

    koq lnjutan.a blm d post eonn???
    kpan d post.a ???

  4. astaga aku jadi ngefans sama eonnie giniiiiii >..<

    nah ini pas lagi tegang2 ada tulisan tbc ekhmmm ekhmmmm ekspresi aku langsung 😐

    eon mau UN ya? mmangatt!!
    mangat juga lanjutin ini ff kece!!!
    oiya mungkin udh ada rencana bikin sequel epep yg kmrn2?? *toeltoel* *kabuuuurrrrrrr

  5. Annyeong… reader baru disini…
    Wuahhhh jahatnya Kyu Oppa disini…
    Next part pokoknya kyu harus terima balasannya thor…
    *Reader Esmosi jiakakaka
    Ditunggu lanjutannya ya XD

    • Halooo, makasih udah mampir+baca ff ^^
      Kyu emang selalu jahat dimana-mana juga hahaa..
      Kita liat kyu bakal jadi apa di part selanjutnya hahahah..
      Enjoy!

  6. Annyeong, new reader here~ affi imnida~ 😀
    Jiaahhhh si kyuhyun jahat banget. Terus apa pula si ikan mokpo segala mengeluarkan tampang sok polos kyk gitu-_-v
    Poor hyu won :”

    Duh bingung gak tau harus komen apalagi._. okidi keep writing ya kak!
    Ps: tadi aku udh mention twttr kakak minta pw part 2nya dm aja kak @affiascadwi

  7. kereeennnn chinguu ff nyaa,,,
    kemaren aq bca ff mu yg da di blog sbelahh,,n mnurut quu ff mu enakkk n sukaa bngttt,,,,
    ff inii jg bguss,,,,di tunggun ia lnjutannnya,,
    oiaa lam knal reader bru dsini,,, 🙂

  8. Annyeong…!!!! Reader baru… >.<

    Nyasar(?) ke blog ini, eh gak taunya nemu ff keren.. ^^
    Aduh, hyu won polos bgt cih… Kasian donk, kyu juga tega amat. Itu donghae my husband #plak# juga ikut-ikutan aigo… Ckckckck

    Next part di tunggu chingu..! N semoga UN nya lancar…!!! Amien

    Chingu Fighting!!! 😀

  9. Aduhh ..aku kmNa aja bru skrng nemu page ini !?:-|
    crita nya SERU …hehe Anyeong eon…aku reader bru ,,salm kenal
    tdi nya aku kira ‘orang zman dlu”itu adlh Kyu ehh trnyata My Sexy Monkey,,ga kbyng pnampiln Hyuk tdi ..poor Hyuk-KU

  10. Bagusss… Kaya.a crta kamu byak yg angst ya? Aslii loh aku penghindar angst, tp krna kamu yg nulis,ya aku baca*gombal,wkwk..like

  11. gila nih kyu -.-
    Aku yakin wkt mereka sempet pcrn pst kyu ada rasa sdkt sama hyu won :3
    Penasaran nih sama ceritanya 😀
    Apalagi klo mereka udah ketemu di kampus xD

  12. Hai,aq readers baru, salam kenal 😀
    LoL,ternyata hyun won pernah jadi korban taruhan nya kyuhyun ya?
    Jadi penasaran ma kelanjutan nya!

  13. aighoooo kyuhyun evil….. setan bejad… tega bgt nodain hyuwon yang polosnya minta ampun….. aku kira bahantaruhannya ala badboy… yah yang rate m gitu. bersyukurrrr hahahhahah keren idenya

  14. Annyong haseyooo aku reader baru salam kenal 🙂 mau minta izin buat baca karya-karya nya ini ff pertama yg aku bacaaa dan sukaaaaaaaaa tulisannya rapi bahasanya sesuai ceritanya juga ga ngebosenin dan menarik 🙂

  15. kasihan banget sih hyu won.. kyu jahattt.. aku gak terima dia masih bisa tersenyum abis ngelukain hati hyu won..

  16. Aaaaah, jd ini awal mula kisah mereka
    Aku ud baca part 5 nya duluan. Karna bagus n happy end, jdnya baca dr part 1 deh. Hahahaha
    Dan sprti ff sbelumnya, ff ini jjaaaaang bgt..
    Eonni suka bgt sm tulisan kamu soalnya typonya dikit n tulisannya enak dibaca..
    Jarang2 soalnya nemu tulisan bagus dr penulis yg 94line keatas.. Hehe

    • Lohh kok part 5 duluan? Yah terserah sih hak eonni baca mana dulu wkwk. Syukur kalo ff-nya enak dibaca eon, tulisan aku belum bagus-bagus amattt. Oh iya aku 95 line eon wkwk ><

  17. Ini ff kedua yg ku baca disini loh:)
    Hyuwon kasian bgt, kyu nya minta didamprat ampe ke sungai amazon ye.
    Apakah kyu uda mulai suka sm uri hyuwon? Hyukjae bnrn culun. Biasanya kan hyukjae sama donghae skrg gantian ya kyuhae jdnya kkkk

  18. kyuhyun meranin apa2 cocok yah.. nappeun, kasian hyuwon jadi bahan taruhan

    eunhyuk tdi nelpon siapa yah?? mencurigakan deh

  19. Jangan2 memang ada sesuatu lagi antara jihoon dan kyuhyun..
    Sepertinya jihoon sangat yakin dengan ucapannya..

    Tapi bener juga kata jihoon..
    Acuhkan saja si kyuhyun itu..
    Jangan anggap dy ada..
    Dengan begitu nanti dy akan geram sendiri..

    Kayaknya kyuhyun ada perasaan ma hyuwon dech..
    Tapi koq dy jahat ngejadiin hyuwon bahan taruhan??

  20. Kirain yg jadi anak culun kyuhyun, ternyata eunhyukk, suer gak nyangka bangetttt. Kyuhyunnyya jahat banget disinini minta di tabok. berharap next chapter eunhyuk tampilannya bisa berubah kkkk

  21. Cinta dan dendam lama yg belum kelar toh.hahahaha
    Hyuk itu tumben dandanannya kolot bgt. Gk kyk biasanya gitu yg selalu modis.. n tumben juga dia gk jadi satu komplotan ma hae..
    Tapi yaudahlah ya.. semangat Hyu Won!!! Jgn peduliin sikyupil.. hahaha
    Penasaran jga sih masa ia kyu selama menjalin hubungan dulu ma hyu won gk ada cinta sedikitpun gitu dan setelah ketrmu lagi masa’ ia biasa aja.. gk ngerasain apapa??? Hmmm…
    Lanjuuuttt…

  22. Aigo tnyt kyu cm manfaatin hyuwon. Tega bgt sih kyu jdiin hyuwon bhan taruhan, pdhal dy tulus cnta am kyu, tp kyu ny malah gt.. Ksian hyuwon.. Wajar aj kalo dy bnci am kyu.

  23. gila ..si kunyuk dan si dongek bener2 gila..ayo thor siksa mereka kalau si hyuwon ga mau bales dendam, author aja yang balesin.. sebel aku sama cowo yang mainin cewe ..-_-

  24. Kayaknya pernah baca tapi lupa juga hhehe
    Lagi kagi taruhan, itu Kyuhyun pasti akan menyesal dilihat juga dia sedikit nyaman saat bersama Hyuwon..

  25. jyaa dasar kyuhyun jahat bgt, aku jadi hyuwon juga kesel bgt lah..
    ga kebayang eunhyuk berpenampilan kya gtu, makin jelek aja nanti hahahaha *upps sory bercnda ko

  26. wah jangan2 ji hoon ama kyuhyun memang temenan lg. makanya dia bisa menjamin itu. malang sekali nasib hyu won. jd bahan taruhan.
    btw aku readers baru lo

  27. Benar kata ji hoo , hyuwon ..abaikan saja dan acuh saja pada kyuhyun seolah gak ada apa apa diantara kalian .
    Coba kamu lihat nanti bagaiman sikap kyuhyun kalau kamu mengacuhkan dia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s