FF: Not Just You


Warning : Don’t Copas Without My Permission. Tuhan melihatnya.

Hallo apa kabar? Aku balik lagi. Ini iseng banget buatnya juga, cuma beberapa menit. Jadi kalau kacau maafkan wkwk, semoga baca ini bisa mengurangi tingkat kebencian kalian sama Kyu gara-gara Trilogy In time haha. Happy reading!

Author (Owner) : gluu

Genre : Romance, Marriage Life

Rating : PG 16

Length : Ficlet

Cast :

– Kang Hyu Won

– Cho Kyu Hyun of Super Junior

– Lee Donghae of Super Junior

At Myeongdong
Seoul, South Korea
04.00 PM

“KYU!” Hyu Won menjerit terkejut saat Kyu Hyun muncul di sampingnya. Mata pria itu menatap tajam seolah menelanjangi tubuh gadis itu.

“Kau tidak mengatakan dalam pesanmu kalau kau pergi dengan Donghae, mengapa? Mengapa berbohong, Hyu Won?” Kyu Hyun mencoba bertanya dengan bibir tersenyum tapi Hyu Won tahu pria itu sedang menahan emosinya. Orang-orang sedang melihat mereka.

“Kenapa kau bisa ada di sini?” tanya Hyu Won masih dengan keterkejutannya.

“Jawab pertanyaanku,” balas Kyu Hyun.

“Kau mengikutiku? Kau menguntitku?” balas Hyu Won balik bertanya.

“Mengapa kau tidak menjawab saja? Mengapa kau selalu bertindak di luar jangkauanku?” Ucap Kyu Hyun merujuk pada sikap gadis itu. Gadis itu sudah lancang dalam bertindak menurutnya.

“Kau yang harus menjawab pertanyaanku,” Hyu Won tetap mempertahankan diri. Ia tak mau selalu tunduk di bawah perintah dan semua sikap intimidasi pria itu.

Kyu Hyun memejamkan matanya sekilas. Saat ia membuka mata, Hyu Won tahu ia baru saja memancing kemarahan pria itu.

“Baik, kau memang selalu mempersulit keadaan.”

“Apa?!” sergah Hyu Won tak percaya. Mengapa Kyu Hyun menyalahkan dirinya. Orang-orang melirik padanya. Teriakannya terlalu keras.

“Kita pulang!”

“Shirroe! Aku tidak mau pulang!” sergah Hyu Won kesal.

Tanpa mendengar protes Hyu Won, Kyu Hyun mencengkram siku gadis itu lalu menyeretnya berbalik arah. Sebuah Scuderia Spider silver terparkir beberapa meter dari tempat mereka berdiri. Gadis itu berdecak kesal saat melihat mobil milik pria itu.

Hyu Won menolehkan kepalanya dan menatap Kyu Hyun, “Kau menguntitku? Kau benar-benar menguntitku, kan? KAU PENGUNTIT SIALAN!” teriaknya marah, pria itu sejak tadi menguntitnya, itu yang ada di dalam benaknya.

“Diam, tutup mulutmu.” Kyu Hyun mendesis tajam lalu kembali menyeret gadis itu.

“Sampai kapan kau akan memperlakukanku seperti anak kecil? Aku 21 tahun!” bentak Hyu Won lagi.

“Tutup mulutmu atau kulumat habis di sini!” Kyu Hyun balik membentak gadis itu. Hyu Won mendengus semakin sebal. Pria itu tak bisa mengintimidasinya terus-menerus.

Kyu Hyun tetap mencengkram siku gadis itu meskipun mereka telah berdiri tepat di samping pintu mobil.

“Masuk,”

“Aku tahu!” balas Hyu Won marah.

“Berhenti melawan dan menentangku terus-menerus,” ucap Kyu Hyun dengan mata tajam. Hyu Won jadi sedikit menciut. Dengan enggan, gadis itu memasuki mobil. Kyu Hyun berputar dan memasuki mobil juga.

“Kita kembali ke rumah, Pak Jang.” Perintah Kyu Hyun pada supir mereka.

****

Kyu Hyun’s Home,
Gangnam, Seoul
04.45 PM

Hyu Won membuka pintu mobil dengan kesal lalu berjalan dengan cepat meninggalkan Kyu Hyun yang masih duduk di dalam mobil.

“Gadis itu,” decak Kyu Hyun sebal.

Kyu Hyun membuka pintu mobil lalu keluar, kepala pria itu dengan cepat menatap Hyu Won yang kini berjalan memasuki rumah mereka. Bibirnya berdecak kesal melihat tingkah gadis itu. Ia tahu gadis itu pasti sangat marah dengannya tapi dirinya juga sangat marah dengan gadis itu.

Kyu Hyun memasuki rumah mereka. Tangan pria itu bergerak melonggarkan dasi abu-abu di lehernya. Kepalanya menengok ke kanan saat melihat petugas rumah tangga mereka tengah berdiri menatap ke arah tangga dengan raut wajah khawatir. Kyu Hyun tahu wanita paruh baya itu bukan sekedar menatap tangga.

“Hyu Won pergi ke mana?” tanya Kyu Hyun pada wanita itu, wanita itu tersentak dari fokusnya.

“Dia naik ke atas, Kyu. Apa kalian bertengkar?”

“Ya, sedikit.” Balas Kyu Hyun pelan, ia merasa bersalah melihat raut khawatir di wajah wanita itu.

“Jangan membuatnya kesal, Kyu.” Nasihat wanita itu. Walaupun ia hanya petugas rumah tangga, Kyu Hyun dan Hyu Won sudah menganggap wanita itu seperti keluarga sendiri.

“Ya maafkan aku… dan tolong siapkan kami makanan Ahjumma.” Perintah Kyu Hyun lalu berjalan menaiki tangga menuju atas.

****

Kyu memasuki kamar mereka, dilihatnya gadis itu tengah meringkuk seperti kucing di atas ranjang. Tubuh gadis itu membelakanginya.

“Ganti bajumu lalu kita makan,” ucap Kyu Hyun. Gadis itu mengambil guling lalu menyembunyikan wajahnya seolah memberi tahu pada Kyu Hyun bila ia tak ingin diganggu saat ini.

“Hyu Won, ayolah. Jangan bertingkah seperti gadis SMU.” Ucap Kyu Hyun lagi. Gadis itu masih tak memperdulikan ucapan Kyu Hyun. Kyu Hyun berjalan menuju ranjang mereka.

“Hei,” ucap Kyu Hyun sedikit lembut. Ia tahu salah satu dari mereka harus menurunkan ego.

“Hei, Hyu Won.”

“Jangan menyentuhku,” sergah Hyu Won, suara gadis itu terdengar parau.

“Kau menangis?” Kyu Hyun mendengar suaranya tercekat.

“Pergi,” ucap Hyu Won semakin parau. Ia malu bila pria itu melihatnya menangis.

“Hei, hei… angel bangunlah. Kita perlu bicara,” ucap Kyu Hyun lalu mencoba menarik guling dari pelukan gadis itu. Hyu Won tak melawan, ia membiarkan pria itu menarik guling dari pelukannya.

“Hei, lihat aku. Mengapa kau menangis?” tanya Kyu Hyun saat Hyu Won akhirnya menunjukan wajahnya. Wajah gadis itu sembab karena air mata.

Hyu Won masih bungkam, gadis itu mengangkat kedua tangannya lalu menghapus air mata di wajahnya. Kyu Hyun menikmati memandangi gadis itu, ia membiarkan gadis itu mengatur pernafasannya.

“Sudah tenang?” tanya Kyu Hyun pelan, gadis itu menganggukan kepalanya.

“Mau minum?”

“Tidak, Kyu.” Geleng Hyu Won.

“Ayo, mari kita luruskan semuanya.”

Hyu Won menganggukan kepalanya.

“Kau sedikit sensitif hari ini. Mengapa manangis?” tanya Kyu Hyun bingung, Hyu Won tidak akan menangis hanya karena perdebatan mereka. Mereka akan berteriak satu sama lain bila bertengkar.

“…”

“Kau marah karena aku menguntitmu?” tanya Kyu Hyun.

“Ya, salah satunya.” Balas Hyu Won akhirnya.

“Salah satunya? Apa lagi?” tanya Kyu Hyun tak percaya, berarti ia memiliki list tindakan buruk yang membuat gadis itu menangis.

“Kau membentakku di depan umum, kau tidak lihat orang-orang menatapku dengan kasihan?” ucap Hyu Won.

“Aku tak menyadarinya,” ucap Kyu Hyun dengan rasa sesal.

“Kau memerintahku dengan kasar,” ucapnya lagi sedikit meninggi.

“Aku tidak bermaksud seperti itu,” balas Kyu Hyun merasa bersalah kali ini. “Percayalah.”

“Ya, aku tahu kau tak bermaksud seperti itu. Kau kesal karena pesanku, tapi kau tak seharusnya bersikap seperti itu. Aku ini istrimu, bukan bawahanmu. Kau selalu memerintah seolah ingin membuatku tunduk padamu, ini membuatku merasa sesak. Kau terus melakukan hal seperti ini Kyu. Rasanya seperti akan meledak.” Ucap Hyu Won.

“Aku terlalu mengekangmu?” tanya Kyu Hyun. Suaranya berubah khawatir.

“Tidak… ya,” Hyu Won merasa sulit untuk menjelaskan maksud hatinya. Gadis itu meringis kecil.

“Tidak? Jelaskan padaku,” tanya Kyu Hyun.

“Terkadang aku menyukainya tapi terkadang itu terlalu menyiksaku, perhatianmu terkadang membuatku tak bisa bergerak.” Ucap Hyu Won lagi. Kali ini hatinya sedikit lega.

“Bagus, aku menghargai kejujuranmu.” Ucap Kyu Hyun.

“Maafkan aku,” ucap Hyu Won.

“Untuk?” tanya Kyu Hyun.

“Untuk tidak memberitahukanmu tentang Donghae, kami tidak sengaja bertemu. Kau tak perlu menguntitku seperti hari ini,”

“Aku tak menguntitmu,”

“Kau bilang kau ada rapat, seharusnya kau berada di perusahaanmu dan bukannya di Myeongdong,” balas Hyu Won.

“Dibatalkan,”

“Oh,” Hyu Won menganggukan kepalanya paham. Pria itu mungkin bermaksud menjemputnya tapi yang ia dapatkan adalah istrinya justru bersama dengan pria lain.

“Hyu Won,”

“Iya?”

“Kau tampak sangat marah padaku,”

“Ya, memang. Kau selalu mengintimidasiku setiap saat, aku hanya merasa sedikit tertekan, Kyu.” Ungkap gadis itu.

“Maaf kalau aku bertindak hingga membuatmu sulit bergerak. Aku hanya khawatir,” ucap Kyu Hyun lembut.

“Wae? Mengapa kau tak pernah percaya padaku? Aku aman, aku baik-baik saja. Dan lagi pula Donghae hanya temanku, aku sudah dewasa. Kyu, aku baik-baik saja. Kau tak bisa selalu seperti orang tua yang khawatir pada anak-anak mereka. Aku ini istrimu, bukan anak maupun bawahanmu. Kau seharusnya percaya padaku,”

“Bukan itu,”

“Apa? Bukan apa? Kau berpikir aku akan berpaling pada pria lain?” tanya Hyu Won ragu.

“Tidak,” jawab Kyu Hyun. Hyu Won bernafas lega.

“Lalu?”

“Kau,”

“Aku?” tanya Hyu Won.

“Kau selalu bertindak di luar jangkauanku, aku tidak mau mengambil risiko sesuatu terjadi padamu… lagi. Aku punya banyak musuh, Hyu Won. Perusahaanku adalah Raksasa besar di Korea, kau tahu itu. Mereka mengincar semua milikku, semuanya. Dan kau adalah milikku.” Suara pria itu berubah pelan. Seolah kekayaannya adalah ancaman besar untuk keselamatan Hyu Won.

Hyu Won terenyuh mendengar penuturan pria itu. Pria itu hanya khawatir, ya khawatir. Khawatir padanya. Itu manis sekali sebenarnya.

“Aku mengerti. Tapi lihat sejauh ini aku baik-baik saja,”

“Ya, kita tidak tahu kapan bahaya datang pada kita. Kau pernah hampir pergi meninggalkanku,” ucap Kyu Hyun pelan, suara pria itu berubah sedih. Kilasan rasa sesak, takut, dan kesepian menghinggapi hatinya. Ia bersumpah ia tak akan mengulangi lagi perasaan seperti itu.

“Itu kecelakaan Kyu,” balas Hyu Won dengan sabar berusaha menenangkan Kyu Hyun. Memorinya berputar beberapa tahun silam saat dirinya mengalami koma karena kecelakaan mobil setelah dirinya pulang kuliah.

“Kecelakaan yang direncanakan,” balas Kyu Hyun tetap pada argumennya. Wajahnya berubah menjadi marah, ia selalu berubah menjadi suram bila mengingat kecelakaan itu. “Mereka merencanankan kecelakaan itu padaku tapi mereka justru menyakitimu.”

Hyu Won memutar matanya kesal bila Kyu Hyun mulai mengungkit kecelakaan dirinya dulu. “Ya… ya terserah padamu. Baiklah, mulai sekarang aku tidak akan membuatmu khawatir lagi. Kau bisa memberikan satu bodyguard untukku. PUAS?” balas Hyu Won kesal. Akhirnya ia menyetujui keinginan lama pria itu. Dari dulu pria itu ingin gadis itu memiliki satu bodyguard untuk menemaninya ke mana-mana tapi Hyu Won selalu menolak. Hyu Won tahu ia tak akan pernah bisa mengelak dari keinginan pria itu. Entah ia yang akan menurut dengan terpaksa atau pria itu yang dengan sengaja akan memaksakan keinginannya.

“Bagus. Aku suka sikap penurutmu, kau manis bila seperti ini.” Ucap Kyu Hyun. Hyu Won bisa mellihat senyum kemenangan di wajah pria itu. Kyu Hyun selalu mendapatkan apa yang ia inginkan.

Hyu Won tak ingin Kyu Hyun selalu khawatir padanya. Ia juga khawatir dengan pria itu. Pria itu selalu mecemaskan keadaanya sementara ia tak pernah mencemaksan dirinya sendiri. Ia tak mau batin pria itu tak tenang setiap saat. Kecelakaan yang menimpa gadis itu beberapa tahun silam membuat pria itu seperti orang gila dalam hal keselamatan. Penjagaan ada di mana-mana –meskipun Hyu Won tak ingin ada bodyguard untuknya. Kyu Hyun selalu memantau keberadaan Hyu Won melalui alat komunikasi. Bahkan pria itu seperti berubah menjadi security 24 jam.

“Kau senang sekali,” dengus Hyu Won.

“Ya, tentu saja. Istriku jarang sekali mau menurut padaku, ini sebuah kemajuan. Perasaanku sedikit tenang,”

“Kau terlalu berlebihan menanggapi semua situasi, Kyu.”

“Ya aku memang begitu,” ucap Kyu Hyun lalu mengangkat bahunya acuh. “Aku tidak peduli. Ayo kita makan,” aja Kyu Hyun sengaja mengalihkan ucapan gadis itu.

“Hmm…” Hyu Won menanggukan kepalanya lalu turun dari ranjang.

“Ayo…” Kyu Hyun merangkul bahu gadis itu hingga kepalanya menempel pada dadanya. Dengan sayang ia mengecup kepala gadis itu, menghirup aroma manis yang menguar dari rambut hitamnya.

“Aku menyukaimu untuk tidak terlalu cemas padaku,” ucap Hyu Won lalu mengecup cepat pipi pria itu. Dia harus menjinjit menyamakan tinggi suaminya.

“Aku juga menyukaimu, lebih menyukaimu menurut dan aman.” Balas Kyu Hyun acuh lalu tersenyum, senyum pria berusia 26 tahun.

The End

Gimanaaa? Geje ya wkwk, intinya gitulahh. Komen-komen, pingin tahu komentarnya! Lumayan ngepost ini buat ngisi-ngisi blog daripada kosong. Bikin FF yang ringan-ringan aja dulu, istirahat dari peliknya Trilogy In Time haha.

Makasih buat yang udah main ke twitter, ke blog, baca FF di sini, follow blog, komen di FF, siders juga. Pokoknya makasih buat semuanya! I love you all ♥

 

Advertisements

131 thoughts on “FF: Not Just You

  1. wuuuiiiiii coo cweet
    akhirnya ada juga ff yg bikin barbie senyum2 sendiri,kalau bisa bikin ff kyk gini lebih banyak yaa kakak,enak dibaca soalnya
    love you kaakak fighting

    • Iya lagi pingin yang manis-manis nichh. Hati-hati jangan senyum sendiri, nanti disangka crazy. Bukan berarti yg lain gak enak dibaca kan ya hhee. Love you too, makasih udah bacaa 🙂

  2. hihihi…bacaannya gk terlalu betat biasanya pasti bikin nyesek dan nangis sendiri klu yg ni ringan lah gk terlalu menguras emosi hihihi….

  3. Aigoooo~
    Kyuhyun maniss sekaaliiiii
    Soosweeeeettt..
    Aaaaaaa.. Eommaa,, kapan dapet laki kek begituuuu
    *eh XD

    Ddaebak eonniiiii!!!! 😀

  4. Kakak, FF ini hanya di buat beberapa menit ????? Really ??? Wow this is amazing, sis !! Huhuh senangnya, sekali tidak menangis baca FF Kakak. Kekee tappi selalu wow, senyum-senyum sendiri hahaha

  5. Entahlah kakak terbuat dari apa ini struktur kalimatnya rapi banget,baku tapi mudah dipahami. Jalan ceritanya juga keren. Canggih! Hehe

  6. entah kenapa aku suka banget sama Karakter Kyu disini… :’)
    Kan jadi senyum senyum sendiri baca nya hahaha 😀
    Duhhh kyuhyun bisa ngelakuin hal hal yg so sweer juga ya 😀

  7. Baca yg ini dulu hbs itu trilogy in time 😀
    Kyu manis ya disini.. sayang bgt sm hyuwon, cepet bgt cemburunya <3333

  8. nice story :3 diblik skapnya kyu yg over protectif tpi krna dy sngat khwtir ama keadaanx hyuwon huwahh ska ama ff yg gak trllu berat konflik thor 🙂 good job buat authornim.!

  9. Hhmm,, ini kayaknya penawar dari trilogi sblmnya yg bikin nangis darah (^ ^)V

    Ceritanya simple,, konflik nya jg gak paraah amat.. Gak sampe bikin nangiiss meraung2.. *hahaha,, masih kebawa

  10. Aku paling suka kalau kyuhyunnya di bikin karakter kaya begini.. posesiv posesiv gimana gitu hahaha tapi ujungnya sweet dan suka bikin ngiri sama yg jd pairingnya hahahah iya ini bacaan yg ringan tp kalau boleh saran author myngkin lbh menjurus ke tema nya ada maksud dr ff nya gitu hehe

    • Bikin FF ini juga krna ingin rehat dari trilogy in time hhee, jangan iri sama pairing. Hyu Won gak nyata ini wkwk, gimana maksud sarannya? Kurang ngerti *ehhh* Menjurus ke tema atau judul? Kalo tema, temanya percintaan. Kalo ke judul, diakhir udah dikasih kalimat kalo Hyu Won gak mau cuma Kyu yg khawatir sama dia, jadi mereka saling khawatir satu sama lain. Not Just You. Gak cuma kamu yang khawatir, aku juga *intinya gitu.*

      Gitu bukan?? Makasih banget sarannya lohh 🙂

  11. Baru aja ambil nafas udah nemu kata ‘end’ hm gondok sih tp suka cerita y, dan seperti biasa abang lee-ku jd org k-tiga lg haha’ kasian dia kebagian peran pembantu mulu

  12. Lumayan mengobati kerinduan utk pasangan kyu won ini. Uda ga sabar ngu yg trilogy nya.. Hua hua hua… Baca ini bs berharap banget ama authornya di trilogy nti mrk tetap bs bersama… Kyuwon forever dah.. Donghae kan uda ada pasangan lainnya.. Hehehe

    • Sabaarrr, orang sabar disayang Kyu Hyun. Ya kita liat di Trilogy in time gimana nasib mereka nanti, lagi sibuk bgt nig. Maafkan hhee. Donghae sama Ji Kyung! *Promocouple*

  13. Authornya jgn lama2 rehab dr ff galau dan menguras emosi yah alias trilogy nya. Maksa banget* dilemparin gentong air.. Wkwkwkwk.. Ga sabar nih thor sembunyi di balik selimut dan ngs2… Kyaaaaa……..

  14. oenie kyuhyun so sweet banget sih,pingin punya suami kayak kyuhyun yg slalu ngelindungi istrinya.
    oenie ff mu slalu deabak!!!!!

  15. Aigoo manisnya ^^ aku suka ff yg ringan begini maksudnya gak terlalu banyak masalah yg mereka hadapi ^^
    Annyeong chingu aku new reader ^^ oh ya semangat untuk nulisnya ffnya ^^

  16. Loooh? Udah? The end? Kerasa dikit banget pas baca kkk apa memang sedikit? Atau aku yg terlalu semangat bacanya? Hahaha 😀 tapi manis banget kyuhyun disini :’)

  17. Kyu trlalu khawatir ni am istriny… Smpe2 hyu won bete d awasi kyu mulu hahaha. Y it tndany kyu trlalu syg am istriny. Smpe2 sgalany d awasin.

  18. Hai galuh tebak aku siapa. Hahahahahahahahahah. Yah gaada nc nih? Ahahahahaha
    aku kira kamu ga nulis lagi luh. Mau kolaborasi kapan ga kesampean mulu nih ah

  19. hoooooh pacar yang protektif ..tapi aku dukung, daripada hyuwon kenapa2 mendingan kyuhyun bersikap kayak gitu kan ..asal nggak terlalu berlebihan aja 🙂

    like this ..

  20. Lupa udah pernah baca yang ini atau belum hehe…
    Suka sama karakter kyuhyun yang kayak gini, protektif tp sweet! Awmm~ 😳😳 jadi pengen (?)

  21. Seperti biasa sifat sikyu. Aku kira disini hyu won masih abg juga hehehe.
    Eh udah nikah ternyata.
    Donghae kacian gada dialognya hiks hiks.
    Tp tetep ceritanya ringan, bikin senyum2 sendiri. Hehehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s