FF: Never Be The Same [Part 1]


Warning : Don’t Copas Without My Permission. Tuhan melihatnya.

Assalamualaikum! Hallo semua. Aku balik lagi. Apa kabar? Semoga baik semua ya. Langsung aja deh ya, happy reading!

Author (Owner) : gluu

Genre : Family, Hurt/Comfort, Drama, Romance

Rating : PG 17

Length : Chapter

Cast :

–      Kang Hyu Won (OC)

–      Cho Kyu Hyun of Super Junior

–      Kim Na Mi (OC)

–      Kim Tae Yeon

–      Shin Eun Ji

Kyu Hyun’s Home

Seoul, South Korea

11.50 PM

Kyu Hyun menatap pemandangan malam kota Seoul melalui dinding kaca di dalam ruang kerjanya, sebenarnya ia tidak benar-benar menatap pemandangan indah di luar sana. Matanya justru menatap pantulan dirinya sendiri. Sosok tegap di dalam kaca seolah menertawakan dirinya.

Kau kini berhasil, bisa memiliki apa pun yang dulu tak pernah bisa kau miliki. Dunia bahkan berada dalam genggamanmu. Tapi apa gunanya semua itu kalau kau bahkan tak bisa memiliki Dia? Ah… jangankan memiliki, menemukannya saja kau tak sanggup.

Mata Kyu Hyun melotot tajam menatap pantulan dirinya, sosok di dalam sana benar-benar menertawakannya dengan puas setelah mencemooh dirinya. Emosi dan rasa frustrasi melingkupi hati pria itu. Bahunya merosot dalam kekalahan, ia tak pernah menyangka akan menjalani hidup sendirian tanpa gadis itu. Gadis yang tak pernah ia lihat sejak sepuluh tahun lalu.

“Kau masih hidup atau tidak? Berada di mana dirimu? Apakah kau hidup dengan baik? Apakah kau tumbuh dengan sehat?”

Selalu pertanyaan yang sama setiap kali dirinya merindukan gadis itu. Rasa bersalah dan penyesalan tak akan pernah lepas dari dirinya sampai kapan pun. Kesalahan yang ia lakukan tak akan pernah termaafkan. Sungguh.

Kyu Hyun berbalik dan meraih sebuah kalender duduk di atas meja kerjanya, ia menatap sebuah tanggal yang telah dilingkari dengan tinta pulpen berwarna merah.

“Besok ulang tahunmu yang ke 25. Aku harap kau berada di suatu tempat aman, semoga kau sedang merayakan ulang tahunmu. Di mana pun kau berada, aku selalu berdoa untuk dirimu. Maafkan aku.” Ucap Kyu Hyun dengan sendu, tampak raut lelah di wajah pria itu. Ia terlalu menantikan kehadiran gadis yang tak pernah lagi ia dengar kabarnya sejak sepuluh tahun lalu.

Kyu Hyun menatap lukisan besar di salah satu sudut ruang kerjanya, si bocah lelaki melingkarkan tangannya di bahu si gadis kecil lalu tertawa riang menatap ke depan. Itu adalah potret dirinya dan gadis itu yang ia buat ke dalam lukisan besar.

“Kalau waktu bisa diulang, aku tak akan pernah meninggalkanmu malam itu. Di mana pun kau berada, semoga kau baik-baik saja, Won-ah.” Ucap Kyu Hyun, sudut matanya basah tanpa ia sadari. Rasa sesak yang datang tiba-tiba membuatnya sulit bernafas, ia bahkan tak ingin bernafas. Karena bila ia bernafas, ia tahu semua ini nyata. Apa yang sudah ia lakukan pada gadis kecil tak berdosa itu adalah nyata. Meninggalkannya seorang diri bersama orang jahat yang tak pernah ia lihat lagi keberadaannya setelah malam itu. Ke mana ia membawa gadisnya pergi?

Drrt… Drrt… Drrt

Kyu Hyun menatap layar ponselnya, tanggal sudah berubah. Nama Hyu Won tertera di dalam layar ponsel. Alarm ulang tahun Hyu Won berbunyi.

“Selamat ulang tahun, Hyu Won-ah.”

****

At Mother’s Love

Cheonan, South Korea

08.00 AM

Kyu Hyun dengan wajah bahagia menatap anak-anak kecil yang tengah berlarian riang di halaman panti asuhan. Namun, kebahagiaannya belum terasa sempurna. Ia butuh Hyu Won di sini bersama dengannya mewujudkan impian kecil mereka dulu. Ia menatap sudut-sudut panti asuhan tempat ia tinggal dulu bersama Hyu Won, semua masih sama seperti dulu, hanya saja beberapa tambahan bangunan membuat panti asuhan terlihat lebih besar. Kamarnya dan Hyu Won dulu kini ditempati anak-anak panti asuhan yang baru.

“Terima kasih Kyu Hyun-ah, semua pemberianmu ini sangat berarti untuk kami. Anak-anak tidak pernah kelaparan, mereka bersekolah dengan baik, kami tidak pernah kekurangan.” Ucap seorang wanita paruh baya di samping Kyu Hyun.

“Aku tidak mau anak-anak itu bernasib sama sepertiku dulu.” Ucap Kyu Hyun. Ada kilat kesedihan di mata pria itu. Dulu ia harus berjuang bersama semua penghuni panti asuhan untuk melawan kemiskinan. Selain bersekolah, mereka semua punya pekerjaan sambilan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Donatur saat itu belum terlalu banyak.

“Kau sangat menyayangi kami.” Ucap wanita itu lagi.

“Apakah dia tidak ke mari?” tanya Kyu Hyun. Suasana berubah sendu. Angin yang bertiup membuat udara sedikit dingin. Ini adalah pertanyaan yang selalu ia lontarkan tanpa bosan, ia selalu berharap Hyu Won datang ke mari.

“Tidak, tidak sama sekali. Dia tidak pernah ke mari.” Ucap wanita itu. Suara paraunya menunjukan ia begitu merindukan Hyu Won –sama seperti Kyu Hyun.

“Hari ini adalah hari ulang tahunnya, aku ingat dengan impian kecil kami. Aku selalu berharap ia datang ke mari demi impian kecilnya –impian kecil kami.” Ucap Kyu Hyun pelan. Ada senyuman di bibir pria itu tapi tak sampai menyentuh matanya.

“Bersabarlah, aku yakin dia akan kembali. Dia terlalu mencintai tempat ini.” Ucap wanita paruh baya itu.

“Kabari aku bila ia kembali ke mari.” Ucap Kyu Hyun pada wanita paruh baya yang sudah ia anggap sebagai ibu kandungnya sendiri, walaupun semua mungkin akan sama seperti tahun-tahun yang lalu tapi ia tetap berharap Hyu Won suatu hari nanti kembali ke mari. Setidaknya ia harus kembali untuk impian kecilnya.

Suasana menjadi hening, tak ada obrolan. Pandangan mereka terfokus pada anak-anak yang sedang berlarian di halaman. Sekilas Kyu Hyun mengingat kenangannya bersama penghuni panti asuhan dulu ketika mereka bermain di halaman itu. Keheningan terpecah saat wanita paruh baya itu berbicara.

“Kyu Hyun-ah, beberapa bulan lalu ada beberapa orang datang ke mari menanyakan tentang gadis yang ditinggal di halaman panti dua puluh lima tahun lalu. Aku tidak yakin mereka siapa tapi dari ciri-ciri yang mereka tanyakan, semua mengarah pada Hyu Won. Sepertinya mereka mencari gadis itu.” Ucap wanita itu. Ia ingat dengan kedatangan beberapa orang yang menanyakan tentang seorang gadis yang ditinggal di depan panti asuhan dua puluh lima tahun lalu.

“Mengapa eomma tidak pernah memberitahukannya padaku?” tanya Kyu Hyun sedikit terkejut.

“Aku menunggu orang-orang itu kembali lalu memberitahukanmu tapi mereka tak pernah kembali.” Ucap wanita paruh baya itu.

“Mungkinkah mereka keluarga Hyu Won?” ucap Kyu Hyun.

“Mungkin saja tapi mereka tak pernah kembali lagi.” Ucap wanita paruh baya itu.

Kyu Hyun memasukan tangan ke dalam saku celana hitamnya, pikirannya melayang pada masa kecil mereka.

Flashback

Kyu Hyun tidur di hamparan rumput hijau sedangkan Hyu Won bermain ayunan di sampingnya.

“Oppa, apa kau tahu apa yang kuimpikan bila nanti kita sudah kaya raya?”

“Membeli es krim.” Ucap Kyu Hyun asal, ia tahu gadis di sampingnya itu sangat menyukai es krim.

“Tch! Itu juga tapi ada yang lebih penting.”

Kyu Hyun menolehkan kepalanya dan menatap Hyu Won yang bersiap-siap meluncur dengan ayunannya. Saat gadis itu meluncur dengan ayunannya, pria itu tersenyum miring melihat raut bahagia di wajah gadis itu, ayunan terus berayun. Kyu Hyun menunggu ayunan memelan lalu mulai bertanya pada gadis itu tentang impiannya bila mereka sudah kaya nanti.

“Apa impianmu?” tanya Kyu Hyun, ia memiringkan tubuhnya dan sepenuhnya fokusnya hanya tertuju pada gadis itu.

“Kalau kita sudah kaya nanti, aku mau setiap ulang tahunku kita rayakan dengan memberi makan semua anak-anak di panti asuhan yang ada di Seoul. Panti asuhan ini harus yang paling banyak karena ini rumah kita. Lalu saat ulang tahunmu, kita bisa berjalan-jalan keliling dunia untuk berlibur.” Ucap Hyu Won dengan mimik serius, Kyu Hyun ingin tertawa melihat wajah penuh harap gadis itu. Dia polos dan memiliki impian yang sangat mulia.

“Tch! Kenapa ulang tahunmu tampaknya lebih bermanfaat dari pada ulang tahunku? Kau menghabiskan uang kita untuk amal saat ulang tahunmu lalu saat ulang tahunku kita menghamburkan uang untuk hal-hal yang tak penting.” Balas Kyu Hyun acuh tak acuh.

“Tidak juga. Saat ulang tahunmu kita bisa mengajak semua anak di panti asuhan ini jalan-jalan, kita bisa membeli banyak es krim. Dan mungkin kita bisa berkeliling dunia untuk mencari rang tua kita.” Ucap Hyun Won.

Kyu Hyun membenci topik seputar orang tua mereka. “Tidak, aku tidak tertarik dengan alasan terakhir. Aku tidak butuh orang tua, kita bisa hidup tanpa mereka!” balas Kyu Hyun ketus. Hyu Won serta-merta loncat dari ayunan dan menghadiahkan pria yang tengah tidur-tiduran di atas rumput itu dengan tendangan kecil di kakinya.

“Yak! Kenapa kau menendangku?”sentak Kyu Hyun kesal.

“Kau tak boleh berkata seperti itu! Mereka orang tua kita, selalu ada alasan di balik semua hal yang sudah terjadi. Aku sangat ingin tahu seperti apa orang tuaku, aku ingin tahu mengapa mereka meninggalkanku di panti asuhan ini.”

“Ya, kalau begitu kau saja yang mencari orang tuamu, aku tidak tertarik untuk menari orang tuaku.”

“Dasar kau anak durhaka!” teriak Hyu Won dan dibalas dengan tatapan acuh tak acuh oleh Kyu Hyun.

Flashback End

****

Kim Corporation

Seoul, South Korea

12.00 PM

Kim Na Mi menatap kartu nama di tangannya, dahinya berkerut setelah menatap siapa pemilik toko bunga yang tengah bekerja sama dengan perusahaannya. Wanita muda itu berulang kali membaca nama di dalam kartu itu untuk memastikan bahwa dirinya tak salah baca. Tadinya ia ingin mengucapkan terima kasih pada pemilik toko dan menyusun kerja sama lagi namun apa yang ia temukan pada kartu nama pemilik toko bunga justru membuatnya terkejut setengah mati.

Tok… Tok… Tok…

Pintu ruang kerjanya terbuka, seorang pria masuk ke dalam ruangan itu.

“Apa kau sudah memanggil pemilik toko bunga itu?”

“Iya, nyonya. Dia ada di sini, saya akan mempersilahkan ia masuk.”

Na Mi membetulkan letak blazer-nya, tiba-tiba jantungnya berdegup kencang. Kalau pemilik nama dalam kartu yang ia pegang sama seperti orang yang telah ia cari selama bertahun-tahun ini, maka ia bisa kembali memperbaiki hubungan buruk antara dirinya dan teman kecilnya.

Ceklek!

Ommo! Kang Hyu Won?!”

Na Mi berdiri dari kursi kebesarannya dengan kaki lemas, bibirnya bergetar ketika menyebut nama Hyu Won. Orang yang selama ini menghilang kini berdiri di hadapannya. Ia menatap gadis yang bernama Hyu Won itu dengan mata membulat lebar.

“Annyeo–” ucapan Hyu Won terputus begitu saja, gadis itu tercekat melihat sosok Na Mi di hadapannya.

Hyu Won, gadis yang dipanggil oleh Na Mi berusaha menguasai dirinya dari rasa terkejutnya. Rasa takut dan emosi mulai menghinggapinya, ia tak mau kalah dengan perasaan seperti itu. Dengan tenang, ia menatap Na Mi seolah tak pernah terjadi apa-apa. Namun, semua kejadian kelam yang menimpanya di masa lalu satu per satu muncul dalam benaknya, ia merasa kalah dan kembali terperangkap dalam masa lalu yang berusaha ia hapus. Tiba-tiba tubuhnya bergetar hebat, ia lemas tak berdaya. Ia harus segera pergi dari sini.

Tanpa mengucapkan sepatah kata pun, Hyu Won berbalik dan meninggalkan Na Mi. Persetan dengan hubungan buruk yang akan tercipta setelahnya, urusannya dengan perusahaan ini sudah selesai. Bayaran sudah diterima, pekerjaan sudah beres. Lagi pula hubungannya dengan wanita itu  memang sudah buruk sejak dulu saat mereka masih kecil.

“Kang Hyu Won!” Na Mi keluar dari mejanya dan mengejar Hyu Won yang telah keluar dari ruangannya. Namun, gadis itu sudah lebih dulu menghilang. Na Mi mengatur nafasnya yang tersenggal-senggal, wanita itu lantas kembali ke dalam ruangannya. Ia mencari ponsel di dalam tas miliknya dengan terburu-buru.

“Cho Kyu Hyun, aku menemukan Hyu Won-mu.” Ucap Na Mi pada dirinya sendiri. Ada kebanggan dan kelegaan luar biasa di hatinya, hubungan buruk antara ia dan Kyu Hyun mungkin bisa sedikit membaik. Dan ia bisa menebus semua kesalahan yang telah ia lakukan dulu pada gadis itu.

****

Cho Corporation

Seoul, South Korea

01.00 PM

Kyu Hyun meletakan sebuket bunga pemberian anak-anak panti asuhan di atas meja kerjanya, setelah merayakan ulang tahun Hyu Won di panti asuhan tempat mereka dibesarkan dulu, ia segera kembali ke perusahaannya untuk mengerjakan beberapa pekerjaan yang sempat tertunda. Hari ini berlalu seperti tahun-tahun lalu, ia tak mendapatkan satu pun kabar tentang Hyu Won. Tapi ia tak pernah menyesal dan lelah untuk melakukan itu semua. Semua ini demi untuk menemukan gadis itu. Kyu Hyun akan menemukan gadis itu di mana pun ia berada.

“Nyonya–”

“Jangan menghalangiku! Kau bisa terima akibatnya jika masih melarangku masuk!” suara melengking seorang wanita terdengar dari pintu masuk ruangan Kyu Hyun. Kyu Hyun menatap sekretarisnya yang hanya bisa diam tak berkutik, dahinya berkerut saat melihat Na Mi berdiri di ambang pintu. Ia mendesah malas, ia tak suka dengan kehadiran wanita itu di sini.

“Kau boleh pergi Eun Ji-ah.” Ucap Kyu Hyun pada sekretarisnya, gadis muda itu menundukan kepalanya memberi hormat pada Kyu Hyun dan Na Mi lalu cepat-cepat keluar meninggalkan ruangan Kyu Hyun.

“Ada apa lagi kau ke mari?” tanya Kyu Hyun dingin, tak ada nada ramah di sana.

“Bersikaplah ramah padaku karena kau akan berterima kasih setelah ini.” Ucap Na Mi dengan angkuh, dengan santai wanita itu berjalan menuju meja kerja Kyu Hyun. Ia menatap interior ruangan milik Kyu Hyun, matanya lantas menatap lukisan besar Kyu Hyun dan Hyu Won. Senyum mengejek mencuat dari bibirnya.

“Biar kutebak, kau masih mencari gadis malang itu, kan?” ucap Na Mi santai. Kyu Hyun tak suka nada bicara wanita itu tetapi ia berusaha mengabaikannya, ia tahu Na Mi dan Hyu Won tak pernah punya hubungan yang baik sejak mereka kecil dulu.

“Cepat katakan urusanmu dan pergi dari ruanganku.” Ucap Kyu Hyun kasar.

Na Mi sudah terbiasa mendapat perlakukan kasar seperti ini dari Kyu Hyun, setiap kali Kyu Hyun memperlakukannya seperti ini, ia selalu ingat betapa dulu pria itu begitu mencintainya. Tapi sekarang pria itu bersikap begitu kejam padanya, bahkan ia tak ingin melihat wajahnya. Na Mi tahu semua itu terjadi karena ulahnya, ia penyebab pria itu membencinya hingga saat ini.

“Aku juga tak ingin berlama-lama di sini, suamiku sudah menunggu.” Ucap Na Mi dengan nada yang dibuat-buat, ia mencoba melihat reaksi Kyu Hyun. Apakah pria itu cemburu atau tidak, masihkah ada sisa-sisa cinta dari pria itu untuknya. Nihil. Na Mi tak menemukan ekspresi apa pun di wajah Kyu Hyun. Yang ia temukan hanya ekspresi datar dan tidak acuh.

“Katakan saja maksudmu ke mari.” Ucap Kyu Hyun lagi.

Na Mi membuka tasnya lalu merogoh kartu nama yang sejak tadi ingin ia berikan pada Kyu Hyun. Wanita itu lantas melempar kartu nama itu dengan kasar ke atas meja kerja Kyu Hyun. Kyu Hyun melirik kartu nama itu dengan dahi berkerut. Tangannya bergerak meraih kartu nama itu.

“Bee Florist?” ucap Kyu Hyun lalu menatap Na Mi meminta penjelasan lebih.

“Pemiliknya adalah orang yang selama ini kau cari.” Ucap Na Mi serius, tak ada nada sinis dan tajam di sana. Ia ingin membantu Kyu Hyun kali ini, sekaligus memperbaiki kesalahan yang telah ia lakukan dulu pada gadis itu.

Buru-buru Kyu Hyun membaca nama yang tertera pada kartu nama, sedetik setelah membaca nama yang tertera di sana, mata pria itu membulat tak percaya, tangannya bergetar seolah apa yang sedang ia pegang adalah sebuah bata dengan beban yang sangat berat. Ia menatap Na Mi seolah mempertanyakan keseriusan wanita itu. Kali ini bukan lelucon, kan?

“Kau–”

“Dia mengantar bunga-bunga pesanan kami. Awalnya aku tak tahu pemilik toko bunga itu adalah dirinya. Aku ingin mengucapkan terima kasih dan mengatur kerja sama ulang. Namun, setelah aku membaca namanya pada kartu nama itu, aku menjadi begitu penasaran dengan sosok pemilik toko bunga ini. Aku menyuruh sekretarisku memanggil pemilik toko bunga itu. Dan  benar saja, itu adalah dirinya. Pemilik toko bunga itu adalah Hyu Won, Kyu Hyun-ah.”

Kyu Hyun berdiri dari tempat duduknya tanpa peduli dengan apa yang diucapkan oleh Na Mi, pria itu meraih jas hitamnya lalu bergegas keluar dari ruangan. Pria itu ingin segera membuktikan semua ucapan Na Mi. Na Mi menatap Kyu Hyun yang bergerak gusar dengan senyum puas, ia merasa telah membantu pria itu.

“Dia bahkan tak mengucapkan terima kasih.” Ucap Na Mi dengan sinis.

****

Bee Florist

Seoul, South Korea

03.00 PM

Hyu Won duduk dengan gemetar pada tepi ranjangnya, ia menutup semua pintu dan jendela kamarnya. Ia tak ingin seorang pun melihatnya saat ini. Tangannya bergerak meraih segelas air putih lalu meneguknya hingga tandas. Pertemuannya dengan Na Mi tadi membuatnya kembali tak bisa menguasai diri. Kejadian sepuluh tahun lalu kembali berputar-putar dalam benaknya. Na Mi adalah wanita yang membawa sahabat sekaligus pria yang ia cintai sejak kecil pergi meninggalkannya.

“Oh Tuhan…” desah Hyu Won frustrasi, jantungnya berdebar kencang. Emosinya seolah akan meledak sebentar lagi, ia ingin berteriak-teriak dan menghapus semua kejadian yang kini tengah berputar di dalam kepalanya.

Gadis itu meraih selimut lalu membungkus tubuhnya, tak ingin sedikit saja tubuhnya terlihat oleh siapa pun padahal tak ada orang sama sekali di dalam kamar ini. Seolah dengan bertindak seperti itu, ia akan merasa terlindungi. Toko sudah tutup sejak satu jam lalu, ia tak ingin orang-orang melihat dirinya yang lemah dan tak memiliki kekuatan seperti saat ini.

Hyu Won memeluk tubuhnya dengan erat, air matanya kembali mengalir. Mengapa ia harus bertemu dengan Na Mi lagi? Na Mi adalah salah satu orang yang tak ingin ia temui lagi setelah kejadian kelam sepuluh tahun lalu, orang pertama yang tak ingin ia temui lagi adalah Cho Kyu Hyun. Pria yang sudah ia anggap seperti kakak sendiri, seorang sahabat, dan pria yang sangat ia cintai. Kini semua itu tak berarti lagi, ia tak memiliki perasaan seperti itu lagi. Kyu Hyun hanya segelintir orang yang ingin ia hapus dan buang dari ingatannya.

Ting Tong!

Hyu Won tersentak saat mendengar bunyi bel berbunyi. Siapa yang datang di saat toko telah tutup? Rumahnya berada di lantai dua sementara toko di lantai satu. Bunyi bel tentu saja terdengar sampai kamarnya. Gadis itu memilih tetap diam di dalam kamar dan tak mengacuhkan bunyi bel yang berbunyi dengan tergesa-gesa, seolah si pemencet memang sedang tergesa-gesa.

Ting Tong!

Hyu Won menyibakan selimutnya dengan kasar, ia lantas turun dari ranjang dan berjalan sempoyongan menuju lantai satu. Tubuhnya yang lemas dan tak bertenaga tak lagi ia hiraukan, si pemencet bel tampaknya benar-benar ingin bertemu dengannya. Hyu Won takut itu salah satu pelanggannya yang datang.

****

Kyu Hyun tidak beranjak sedikit pun dari depan pintu sebuah toko bunga, ia harus tetap di sini sampai pemilik toko bunga ini keluar. Tangannya sejak tadi tak pernah berhenti memencet bel, ia tak peduli bila nantinya si pemilik atau siapa pun mengamuk padanya karena ketidaksopanannya. Yang harus ia lakukan sekarang adalah membuktikan semua ucapan Na Mi.

Ting Tong!

Ting Tong!

Ting Tong!

Kyu Hyun mulai frustrasi, sejak tadi tak ada tanda-tanda pintu akan terbuka. Pria itu mengusap wajahnya dengan kasar. Sekali lagi ia menatap kartu nama di tangannya. Nama yang tertera di sana memang nama yang sama seperti milik Hyu Won-nya, tapi ia belum bisa tenang kalau tak melihat wujud asli si pemilik nama.

Ting Tong!

Kyu Hyun kembali menekan tombol, ia mulai kesal dan tak sabar. Toko memang telah tutup. Tulisan close pada pintu toko seharusnya membuat pria itu pergi tapi ia tak ingin beranjak sama sekali.

Ting Tong!

Untuk terakhir kali ia memencet bel, bila pintu tak terbuka maka ia akan kembali besok. Mungkin toko memang sudah tutup dan tak ada lagi orang di dalam toko tersebut. Setelah memencet bel untuk terakhir kali, ia membalikan tubuhnya bersiap akan pergi. Tepat setelah ia membalikan tubuhnya, pintu terbuka.

Kreettt

Bunyi pintu kaca yang bergeser membuat Kyu Hyun tersentak, ia segera membalikan tubuhnya. Saat tubuhnya berbalik dengan sempurna, matanya melotot tak percaya dengan apa yang ia lihat di hadapannya saat ini. Sepuluh tahun, sepuluh tahun ia tak melihat gadis ini. Gadis yang begitu ia rindukan. Kini tepat di hadapannya berdiri sosok yang sudah menjelma dalam tubuh seorang gadis dewasa. Jantungnya berdebar tak menentu. Rasa rindunya pada gadis itu semakin membuncah.

“H-yu Won?” ucap Kyu Hyun terbata-bata. Ia masih tak percaya dengan apa yang ia lihat saat ini. Kakinya terasa lemas seolah tak mampu lagi berpijak di tanah. Hyu Won, Hyu Won-nya kini berdiri di hadapannya.

Hyu Won menatap pria yang kini berdiri di hadapannya dengan raut wajah pucat. Ini bukan pengaruh tubuhnya yang lemah tetapi ini adalah efek dari melihat kembali orang yang selama ini tak ingin ia temui. Tanpa memedulikan raut bahagia di wajah Kyu Hyun, gadis itu dengan cepat kembali menutup pintu namun Kyu Hyun dengan cepat pula berlari dan mencegah pintu tertutup.

“Tolong pergi, toko ini sudah tutup!” ucap Hyu Won masih berusaha menutup pintu. Tubuhnya semakin lemah dan bergetar. Rasa amarah dan kebencian dalam dirinya seolah berkumpul jadi satu. Tangannya bergetar menyeret pintu kembali tertutup.

“Tidak. Jangan begini. Butuh waktu bertahun-tahun untuk menemukanmu! Jangan tutup pintunya!” teriak Kyu Hyun kasar, ia kalap. Bukan ini respon yang ingin ia terima dari Hyu Won. Bukan ini, demi Tuhan.

Gadis yang selama ini ingin ia temui tak ingin melihatnya. Adakah sesuatu yang lebih menyakitkan dari pada ini?

Hyu Won mendorong Kyu Hyun dengan kasar, ia bahkan mengeluarkan semua tenaga yang ia miliki. Kyu Hyun terdorong hingga jatuh terjerembab di depan pintu geser toko bunga milik Hyu Won.

“Pergi dari sini! Demi Tuhan aku tak ingin melihatmu lagi!” ucap Hyu Won dengan kebencian yang sungguh menyayat hati. Kyu Hyun mencoba berdiri kembali untuk masuk tapi pintu telah tertutup dengan rapat. Ia melihat Hyu Won berjalan dengan sempoyongan menaiki tangga melalui pintu kaca.

“Hyu Won-ah…” desah Kyu Hyun dengan pedih, air matanya mengalir begitu saja. Ia menangkap dengan jelas kebencian di mata gadis itu. Gadis itu membencinya. Sangat. Gadis itu tak melihatnya dengan cara yang sama seperti dulu, tatapan mata Hyu Won tadi adalah tatapan yang tak pernah Kyu Hyun kenal. Hyu Won bersikap seolah Kyu Hyun adalah orang yang tak ia kenali sama sekali. Ini menyakiti hatinya, sunggung ini sangat menyakitkan.

Tubuhnya merosot di depan pintu toko, tanpa ia ketahui dari kejauhan seorang wanita tengah menatapnya dengan perih. Kim Na Mi memandanganya dari kejauhan dengan persaan bersalah. Kyu Hyun tak pernah terlihat sefrustrasi ini.

****

Hyu Won berguling ke sana ke mari dengan gelisah, butir-butir keringat di dahinya membuatnya tak nyaman. Belum lagi suhu tubuhnya yang meningkat membuatnya semakin gelisah. Suara-suara pria kejam di masa lalu terus-menerus mengganggunya. Kepalanya terasa seperti akan pecah, ia ingin menghapus semua memori kelam dalam kepalanya tetapi ia tak bisa.

Dengan tangan gemetar, Hyu Won membuka laci nakas lalu meraba apa pun yang bisa ia gapai di dalam laci. Ia mencari obat tidur miliknya. Ini adalah pelarian yang sangat ampuh. Hyu Won menatap obat tidur di tangannya. Ia sudah berhenti mengkonsumsi obat-obatan itu sejak beberapa tahun lalu tapi malam ini ia kembali harus mengkonsumsi semua itu. Tak peduli ia akan dilarikan lagi ke rumah sakit karena over dosis, yang penting saat ini ia butuh ketenangan. Ia bahkan berharap obat-obat ini bisa mengantarnya ke pintu kematian agar ia tak lagi merasakan kepahitan hidupnya. Setelah meneguk dua butir obat tidur, Hyu Won merebahkan kembali tubuhnya. Matanya perlahan terpejam namun kembali terbuka saat mengingat bagaimana dulu ia berusaha lari dari kekejaman yang terjadi padanya.

“Aku mohon Ya Tuhan, selamatkan aku kali ini. Buang semua memori kelam ini. Jangan bersikap kejam padaku.” Isak Hyu Won di tengah suasana temaram kamarnya. Perlahan matanya mulai terpejam, rasa kantuk itu datang dan menenggelamkannya dalam ketenangan sesaat.

****

“Kyu Hyun oppa! Na Mi eonnie! Jangan tinggalkan aku!” isak Hyu Won saat melihat dua orang yang ia sayangi berjalan meninggalkannya dengan tergesa-gesa. Hyu Won kembali berteriak dengan kencang, ia terus berteriak tak peduli jarak antara lantai dua hotel dengan Kyu Hyun dan Na Mi begitu jauh. Gadis itu berteriak hingga suaranya habis namun kedua orang tersebut tak berbalik sama sekali.

“Dasar bodoh! Mereka tak akan mendengarmu!”

PLAKK

“ARGHHHH!”

Hyu Won terlonjak dari tidurnya, butir-butir keringat membasahi wajahnya. Tangannya bergerak memegang pipinya seolah tamparan tadi begitu nyata. Ya, semua mimpi tadi benar-benar nyata. Bahkan rasa nyeri itu seolah kembali muncul. Ia memegang dadanya menahan rasa sesak dan nyeri. Matanya menatap jarum jam yang menunjukan pukul setengah enam pagi.

Hyu Won bangun dari tidurnya lalu segera membereskan tempat tidur, ia lantas pergi ke kamar mandi untuk bersiap-siap. Ia tak tahu apa yang akan terjadi hari ini tapi satu hal yang ia yakini, Kyu Hyun akan selalu muncul.

Setelah selesai mandi, Hyu Won mamatut diri di depan cermin. Sweater kebesaran berwarna abu-abu membungkus tubuhnya setelah sebuah kaus lengan panjang ia kenakan, sebuah syal menutupi lehernya, dan tak lupa sepasang sarung tangan membungkus kedua tangannya. Tidak, ini bukan musim dingin. Ia hanya tak ingin orang lain melihat sesuatu yang selama ini ia sembunyikan di balik pakaian tebalnya.

Hyu Won menatap wajah pucatnya di dalam cermin, ada lingkaran hitam di bawah matanya. Wajahnya benar-benar pucat, ia ingat ia belum menelan apa pun sejak kemarin selain sepotong tiramisu pemberian Tae Yeon.

Setelah yakin pakaiannya rapi, ia segera keluar dari kamarnya dan berjalan menuruni tangga menuju lantai satu. Ia bersiap-siap akan membuka toko. Saat akan membuka pintu, Hyu Won tertegun sesaat saat melihat sosok pria yang tengah tertidur di depan pintu tokonya. Sorot mata yang semula mulai tenang kini kembali berapi-api seolah seseorang baru saja menyulut emosi dalam dirinya. Ia menatap Kyu Hyun yang duduk dengan kedua tangan yang terlipat di depan dada, pria itu mungkin menghalau udara dingin semalam.

Hyu Won membuka pintu tanpa peduli pria itu akan terbangun, tak ada rasa iba sama sekali dari sorot matanya. Ia hanya ingin pria itu lekas pergi dari toko bunganya. Kali ini ia tak akan menghindar lagi, cukup ia berlari seperti orang bodoh dari Kyu Hyun dan Na Mi kemarin.

Ah… Kim Na Mi, sepertinya kemunculan Kyu Hyun di toko bunga ini erat kaitannya dengan pertemuannya dengan Na Mi kemarin. Apa mereka masih berhubungan? Jawabannya tentu saja ya, Hyu Won tahu seperti apa hubungan Kyu Hyun dan Na Mi sejak dulu, tentu saja mereka akan selalu berhubungan.

Kreettt

Pintu geser terbuka dan Hyu Won dapat merasakan udara dingin yang menerpa dirinya. Selintas perasaan bersalah menghinggapinya ketika melihat Kyu Hyun yang tertidur di depan pintu tokonya. Ia menolak pria itu mentah-mentah kemarin. Hyu Won menatap wajah Kyu Hyun, tak ada perubahan berarti selain ia bertambah dewasa dan tampan. Wajahnya masih sama seperti dulu saat terakhir kali mereka bertemu. Namun, Hyu Won tak lagi merasakan kehangatan dan perasaan berdebar saat melihat sosok itu saat ini. Yang ada hanya persaan benci dan kosong, tak ada perasaan hangat seperti dulu. Kyu Hyun bukan lagi orang yang menjadi alasannya tersenyum, Kyu Hyun adalah alasan dibalik semua kesedihan dan kepahitan hidup yang ia alami.

“Nghh…” Kyu Hyun melenguh pelan, Hyu Won mengerjapkan matanya terkejut. Ia segera mengalihkan pandangannya. Ia tak ingin terlihat tengah menatap pria itu. Dengan cepat ia meninggalkan Kyu Hyun, ia lantas mulai menyusun bunga-bunga yang akan dipajang di pelataran toko. Ia memeriksa kondisi bunga dan sesekali memberi vitamin pada bunga yang terlihat layu.

Annyeong haseyo!” seorang gadis muda dengan wajah ceria menyapa Hyu Won. Dia adalah Tae Yeon sahabat sekaligus pegawai Hyu Won, gadis muda itu hendak masuk ke dalam toko saat matanya menatap Kyu Hyun yang baru saja bangun.

OMMO!” tangan Tae Yeon bergerak membekap mulutnya yang menganga lebar. Matanya menatap Kyu Hyun seolah ia baru saja melihat presiden.

Waeyo?” tanya Hyu Won pada Tae Yeon.

“K-kau CEO tampan dan sangat kaya di negeri ini! Mengapa kau bisa berada di toko bunga kami?” suara Tae Yeon terdengar begitu nyaring dan melengking. Hyu Won tak peduli sama sekali, meskipun begitu, sebagian hati kecilnya ikut bertanya-tanya apakah Kyu Hyun memang CEO yang sangat kaya di negeri ini?

“Hmm… begini–”

“Segera pergi dari sini, toko kami akan buka sebentar lagi.” Ucap Hyu Won tanpa melihat Kyu Hyun. Kyu Hyun menelan ludahnya dengan susah payah. Pria itu mengalihkan tatapannya pada Hyu Won, ia menerka-nerka sejak kapan Hyu Won ada di luar? Mengapa gadis itu tak membangunkannya?

Kyu Hyun bangkit dari posisinya semula, ia menatap Hyu Won seolah meminta gadis itu untuk menatapnya. Tae Yeon masih berdiri membeku menatap Kyu Hyun dan Hyu Won, Kyu Hyun sama sekali tak memedulikan sikap Tae Yeon.

“Bisa kita bicara sebentar?” ucap Kyu Hyun datar pada Hyu Won. Hyu Won masih mengurusi tanamannya.

“Tidak.” Balas Hyu Won singkat seolah itu adalah jawaban akhir yang tak akan pernah bisa diubah lagi.

“Aku mencarimu selama sepuluh tahun ini, setelah menemukanmu kau bersikap seperti ini padaku? Aku hanya butuh bicara denganmu.” Ucap Kyu Hyun dingin, sikapnya sebagai seorang CEO yang tak pernah mendapat penolakan akhirnya keluar.

Hyu Won menghentikan aktivitasnya lalu menatap Kyu Hyun dengan tajam, “tak ada yang menyuruhmu mencariku. Bagiku tak ada lagi yang harus dibicarakan, hubungan kita sudah lama berakhir. Aku menolak untuk bersikap baik padamu, segera pergi dari sini. Demi Tuhan aku benar-benar tak ingin melihatmu, biarkan aku hidup seperti semula. Tanpamu.” Ucap Hyu Won serius.

Kyu Hyun memasukan tangannya ke dalam saku celananya, ia lantas berjalan mendekati Hyu Won namun langkahnya seketika terhenti saat melihat Hyu Won melangkah mundur. Ada tatapan kebencian dan ketakutan di mata Hyu Won.

“Sampai kapan pun hubungan keluarga tak akan putus.” Ucap Kyu Hyun serius.

“Kau bukan keluargaku. Kita bukan keluarga. Kau hanya… hanya segelintir orang yang ada di masa laluku.” Ucap Hyu Won tajam. Tae Yeon semakin dibuat bertanya-tanya. Apa sebenarnya hubungan yang terjalin antara Kyu Hyun dan Hyu Won?

Kyu Hyun tertohok mendengar ucapan Hyu Won, dadanya mendadak terasa begitu nyeri. Sebenci itu Hyu Won padanya?

“Aku kembali pagi itu untuk mencarimu, ke mana kau pagi itu?”

Hyu Won mengepalkan tangannya menahan emosi. Ia tak ingin mengungkit apa yang sudah berlalu.

“Pergilah, kumohon.” Ucap Hyu Won tenang.

“Apa yang terjadi pad–”

PRANGGG

Kyu Hyun melotot saat melihat sebuah pot bunga pecah berserakan di hadapannya, Hyu Won baru saja melempar pot bunga tersebut ke arahnya.

“PERGI DARI SINI! Aku tidak ingin melihatmu!” isak Hyu Won histeris. Tae Yeon bahkan berlari tergopoh-gopoh berusaha menahan tubuh Hyu Won yang akan merosot ke lantai. Tubuh Hyu Won bergetar hebat.

Kyu Hyun melihat ketakutan di mata gadis itu, seolah ia baru saja mengungkit sesuatu yang menyakiti gadis itu.

“Apa yang terjadi padamu?” teriak Kyu Hyun ngeri saat melihat Hyu Won kini menangis tersedu-sedu. Tae Yeon bahkan berkaca-kaca tanpa tahu sebabnya, seolah ia ikut merasakan kesedihan gadis itu hanya dengan melihat sikap Hyu Won. Hyu Won jelas tak ingin melihat Kyu Hyun, gadis itu seperti menyimpan ketakutan yang mendalam.

“Aku mohon pergi dari sini Tuan Cho, kau membuat Hyu Won ketakutan.” Suara Tae Yeon terdengar penuh emosi, Kyu Hyun menatap Hyu Won meminta penjelasan lebih tetapi gadis itu sudah lebih dulu masuk ke dalam toko dengan dibantu oleh Tae Yeon.

“Hari ini toko tutup Tae Yeon-ah.” Samar-samar Kyu Hyun mendengar suara lemah Hyu Won.

Kyu Hyun masih menatap punggung Hyu Won yang kini telah menghilang masuk ke dalam rumah. Pria itu berdiri dengan pertanyaan yang menggunduk di hatinya. Rasa kecewa, penasaran, dan khawatir menghinggapinya.

“Apa yang sebenarnya sudah terjadi padamu, Hyu Won-ah?” gumam Kyu Hyun pada sosok yang sudah menghilang dari pandangannya sejak tadi. Matanya masih menatap ke dalam rumah berharap gadis itu kembali keluar.

TBC

Gimana? Komentarnya cobaa! Semua murni dari otak aku yang suka ngehayal haha. Pokoknya ditunggu komentarnya. Thanks for reading 🙂

 

Advertisements

219 thoughts on “FF: Never Be The Same [Part 1]

  1. ah penasaran apa yg trjadi sama mrek br 3 masa lalu trs d dlm flashback jg msh blm jelas kenpa kyu sm nami.meninggalkm hyuwon ???…

    kasian hyuwon jadi trauma dan pnsaran sm luka apa yg ad tbuh nya hyuwon….next chap nya dtunggu terimakasih….keep writing…:):):)♡♡♡

  2. kemaren her brother jg hurt,
    ini hurt again? ckck
    dan selalu ngefeel bgt sama ff mu thor,
    jadi naemi dulu berhubungan sama cho,
    dan bisa kutebak org2 yg ngejahatin hyu won suruhan na mi ya? #soktau
    keep writing author XD

  3. .waow…penasaran bgt kelanjtan`y,,apw yg terjdi dgn hyu won ampe sebegitu benci`y 5 kyuhyun ???
    .kakak Q nunggu bgt kelanjtn`y…jgn lama2 yaw post`y.

  4. annyeong galuh,
    ini aku krisna lg,
    idenya ckp menarik,
    d awal crita udh mlai trsirat konflik,
    alur campuran ny jg menarik,
    keep writing y,

  5. eoni kemana aja?q kngn pd muuu *lirik ffmu~ ih bnr q kngn ma karya mu eoni,ini jg bkn penasaran knp dngn hyu won y sebenar a knp kyu ma tu cw ninggalin hyu won d hotel,trs spa yg udh nampar hyu won??next moga g lm n g berbln” lg penasarannn

    • Aku masihh di sini hahaa, abis dari medan perang nih huhu T.T Duhh iri sama ff lebih dikangenin wkwk. Iya semoga semua terjawab di part selanjutnya ya haha. Dan semoga gak lama publishnya haha 😀

    • Mungkin part ending yang bakal happy dan gak menderita hahaha. For her brother ya? Aduhh tutup kupingg wkwkw, jangan tanyakan aku tentang cast for her brother (siapa yang bikin emng HAH?). Pokoknya panteingin blog aja, yakali ada keajaiban muncul sequel wkwk.

  6. Author galuh kangen banget sama ff muuuuuuu…
    itu kang hyu won kenapa bisa begitu????
    Di apain itu sama kyuhyun sampe ketakutan gitu apa kesalahan masa lalu yg kyuhyun perbuat???
    Pasti penasaran akut sama ff ff mu.. pas buka e-mail seneng banget ada notif dari blog mu 😁
    oke yang jelas sepertinya ini complicated ya? Cerita masa lalu yang kelam?
    Jangan buat hyu won merana pleaseeee ..
    Oke thanks to bring a great story love yaaaa

    • Aduhhhh terharu banget ada yang kangen ff akuuu. Semua bakal terjawab di part-part selanjutnya, doain aja ya biar Hyu Won gak selalu menderita walaupun takdirnya dia selalu menderita di setiap ff akuu wkwk. Thanks juga udah baca ff baru ini, semoga gak bozann 🙂

  7. hai ..aku reader baru ..dari part satu aja aku bacanya sambil deg2 an nih ..nebak2 kira2 hyuwon kenapa sampai benci banget sama kyuhyun & nami ?ditunggu lanjutannya ………….

  8. huuaaaa >..< itu sebenernya Hyu Won knp? ada gangguan mental kah? *masih bertanya-tanya* Aku Tunggu next part nya mungkin pertanyaan aku bakal kejawab di next part hahaha 😀

    • Whattzzz? Gangguan mentalll? Hahah iya dikit tapi gak gila juga wkwk. Tuh kan nanya tapi jawab sendiri wkwk, buat validasi aja nih kalo pertanyaan kenapa kenapanya bakal kejawab di part-part selanjutnya 😀

  9. Btw Long time no see Galuh unnie ^^ kabar unnie gmna? sibuk banget ya kayak nya unnie? Serius lama banget gak baca baca apdetan unnie… bahkan terakhir kali aku baca tulisan unnie aku lupa 🙂 begitu buka email ada pemberitahuan apdetan blog ini… “Huuaaa FF baru!” aku girang 😀 Kangen banget Sama Kyuhyun-Hyu Won :’)

    • Ehh Nurul lagii hahaa, sama long time no see juga! Alhamdulillah aku baik, gimana kabar siswa tingkat akhir yang bentar lagi mau UN haha?

      Aku gak sibuk kok, tapi sibuk banget haha. Iya lama, kelamaan malah. Hampir 3 bulanan lahh ya wkwk. Asikk ada yang kangen merekaa. Btw Alhamdulillah banget bisa bikin anak orang girang ;’)

  10. “Sampai kapan pun hubungan keluarga tak akan putus.”
    Ucap Kyu Hyun serius.
    “Kau bukan keluargaku. Kita bukan keluarga. Kau hanya…
    hanya segelintir orang yang ada di masa laluku.” Ucap
    Hyu Won tajam.

    Mereka bukan keluarga kan?
    Alasan Kyu-Hyun dan Na-Mi ninggalin Hyu-Won dulu apa?
    Masih abu-abu, jadi penasaran…

  11. Ampun ffnya bikin nyesek bgt deh….
    Ihhh penasaran tingkat akut…sebenarnya apa yg terjadi di masa lalu kyuhyun ma hye won ?
    Ditunggu part selanjutnya..
    Keran aq suka…♥♡♥♡♥★☆♡♣♧♪♪♩♩♬

  12. Jgn bilang Kyu sama nami jual won sm Om Om genit. Ya ga? Soalnya aku ngambil kesimpulan gt jee. Mrk kayana nyesel gt, Kyu yg cinta bgt sm nami n nami yg ga mau hidup susah dipantai asuhan. Ya ga. Cinta buta, dan sekarang tinggal penyesalan.

  13. Pertanyaan yang ada di otak aku itu hanya kenapa? Ada apa? Kenapa? Ada apa? Doh keren bnget ini galuh ,lanjt dah tp happy ending ya , lu tega bener kalo bkin sad , aku gak siap buat bca sad end T.T

    • Kenapa kenapanya entar dijawab di part part selanjutnya ya hehe. Syukur kalo keren, insyaAllah yang ini happy ending. Gak mau jadi orang tega wkwk. Takut ditimpuk reader juga haha.

  14. Yeay…
    Akhirnya eonnie muncul juga dengan ff baru↖(^▽^)↗ , aku jadi pernasaran sama masa lalu mereka eon , sebenarnya kyuhyun sama nami punya hubungan apa sih? , kasihan sama hyu won bisa trauma kyk gitu T_T, next chap nya ditunggu yah eon ✌✌

  15. Ini apa? Kenapa belum apa2 udah bkin sesek;-(
    galuh eoni emang paling bisa bikin mood jungkir balik.

    Tp seneng akhir y setelah sekian lama ada ff baru, tp knpa selalu bikin galau, huhuhu
    mudah2an gak akan seperti ff yg trilogy itu yg bkin reader y nangis berdarah2 hehe

    semangat terus eon

  16. omaygat omaygat !! baru pembukaan aja udh bikin nangis. Ini feel nya ngena banget. Kerasa banget penyesalan kyuhyun,sakit hati hyu won. Kereeen. Next part ditunggun sangatttt 😀

  17. Astaga…. Mangx ad ap sich???
    Penasaran banget ma mslhx mereka
    flasbackx msih lom jelas jd peanasaran dech
    huhuhu keep writing thor 😉

  18. Bertanya-tanya apa sih yang membuat hyu won jadi sebegitu bencinya sama kyu dan kayaknya trauma berat… Sayang sekali pria setampan cho kyuhyun dicuekin bgtu wkwkwkkwk
    Ditunggu kelanjutan ceritanya thor…

  19. YAAAYYY FF BARUUUUUU…!!!!!
    Wahh hyuwon ngapa? Terlihat benci sekali pada kyuhyun..
    Bikin penasaran sama apa yg dilakuin kyuhyun ama nami ke hyuwon >>_<<
    Ayayayy

  20. Eonii.. Bikin gregetan deh slalu.. Alurnya paling aku suka,, engga bsa ketebak.. Kereenn..
    Ini kyknya mreka complicated bngt.. Masih penasaran sebab hyuwon kok jd bgitu yah..? Pokoknya ditunggu deh kelanjutannya..
    !! Ddaebak kamu eon..

  21. EONNI!!!!
    Ah eonni akhirnya dirimu menulis kembali.Dan yah…setiap ff yg eonni buat selalu berkesan,ini baru part1 aja udah bikin penasaran bgt sepertinya akan ada banyak konflik yang terjadi.Penasaran sebenernya hubungan seperti apa yg terjadi sama hyuwon,kyuhyun,and nami.Segera lanjutkan ya eonni,fighting!!!!

  22. Udah lama banget gak update. Hihihihi
    Kerenn, nah itu to be continued nya bikin kepo…
    Dan sebenernya itu knp kyu nami hrs ninggalin hyuwon sendirian?
    Aah, ditungguin bgt next part nya 😀

  23. Long time no see eonni 🙂
    Hurt again, eoh???
    Emang hyuwon ditinggal sama lelaki hidung belang?Kenapa sampai trauma ?
    Kyuhyun suka nyesel sendiri padahal yg buat ulah dia juga 😦

    Keep writing 🙂

  24. Assshaaa..
    Genre Hurt aku suka eonni…
    Penasaran Mslah Apa si Yg di Hadapi Hyu won wktu Masi Kecil Kok Kyak Nya Kslahan Nami & kyuhyun Fatal banget si smpai segitu Benci Ny hyu won..
    Aishh PeNasaran Bnget sma Part slanjut Ny..
    Next part Cepat Di Publish & panjang ya eonni..
    Ff ny Bgus Bnget..

  25. ini baru part satu tapi qo udah sad banget sihhh 😥
    jadi penasaran emang dulu hub mereka kek gimana sampai hyuwon benci gtu dan pasti nya alasannya apa dia benci kyuhyun dan nami ?

    ohhh ia lupa,aku readers baru disini jadi mungkin kak galuh baru liat comment aku disini,salam kenal ya 🙂

  26. ecieeee.. si galuh publish ff baruu nihh.. hihihi
    kangen same hyu won nih.. authornya lagi sibuk banget yah.. lama tak jumpooo.. wakakkaka..
    oke.. di part satu bikin saya kepo akut.. lanjutannya aku tunggu yaa say.. fighting ! kecupp basaahh :* 😀

  27. Penasaran sama konfliknya…. Pasti kyuhyun bikin masalah yang sulit di maafin sampe2 orang yang baik polos jadi kaya gitu…. Bikin hyu won trauma sgla pokoknya di tunggu karyanya kak…..

  28. Penasaran banget nih, kenapa kok hyu won histeris gitu ngeliat kyuhyun. Sebenernya apa yg terjadi ? Trus siapa yg ngajak ngomong sama nampar hyuwon waktu ditinggal kyuhyun sama nami. Lha kenapa juga si hyuwon selalu nutupin seluruh tubuhnya sama pakaian panjang berlebihan seolah-olah dia nyembunyiin luka parah ditubuhnya. Aduh kak sumpah penasaran banget nih, ceritanya seru banget bikin penasaran setengah mati.
    Jangan lama2 yah next chapternya kak .:-) oh ya mau kasih 2 jempol buat kary2 kakak keren semua ff-nya 😉
    FIGHTING BUAT NG-LANJUTIN FF-NYA Ya kak :-).
    Maaf kak ceramah nya panjang banget nih. Hehehe 😀

    • Hahaha ini bukan ceramah tapi essay ujian, but i like it! Penasarannya ditahan dulu, entar part part selanjutnya bakal mulai muncul. Makasihh jempolnya, fighting too!

  29. wuuaaah akhirnya update lg thor 😀 sebenernya hyu won knp ya? Apa yg bikin hyu won benci bgt sama kyuhyun? Penasaran thor.. Ditunggu part selanjut nya yaa.. Hwaiting 🙂

  30. kepo banget sama masa lalu mereka, deg degan pas hyewon lempar pot bunga. rasanya pingin nangis juga. ditunggu yg selanjutnya. semangat…. ^0^

  31. Udah lama nih gak comment di setiap ff kak galuh wkwk, maap ya kak 🙂
    Seperti biasa, kak galuh selalu bikin ff ygkeren dn gak pernah mengecewalan fansnya wkwk, dan aku suka semua ff yg kakgaluh bikin, semangat kaakkk

  32. Aaaaaaaah akhirnyaaa setelah sekian lamaaaa update jugaaaa. Bagggguuuus bgt ff nyaaa. Full of question. Tambah bikin pengen baca ff ini teruuus. Keknya hyuwon ama kyu ada salah paham deeh. Dan nami penyebabnyaaa? Iyakaaan ? *Rahasiaaaadoooong wkwk*
    Mangaaat buat kelanjutan ffnya eooon :**

  33. yeee ada ff baru 😀
    penasaraan, kenapa hyuwon jadi histeris gitu.. bingung mau komen apa lagi. pokoknya sangat ditunggu kelanjutannya .. semangat kakaakk \^_^/

  34. Omooo ka galuh comeback cieeeee😘😘😘😘 hehehee keren nih ka.. makin penasaran kenapa si hyuwon bersikap gitu ke kyuhyunn…
    Lanjug terus ya ka, next chap ditunggu😁😁
    With love : jeyew, your fans..
    Asikkkk 😂😁😁😁😁😁 😀 ^^ xD

  35. cerita’a seru dan bikin penasaran…,
    sebenar’a hyu won itu trauma karna apa sih..?
    d tunggu y thor next part’a… 😉

  36. PENASARAN!!
    Hehehe..haduuh bener deh jd ga sabar mau tau da masa lalu pahit apa yg dialami Hyuwon..dan sptny Kyuhyun ga mengetahuin’ny yaa..heemm..
    Keep Figthing!!

  37. Eonni akhinrnya dirimu comeback juga..aduh aku ktinggalan nih baru baca skarang..
    Seru nih,masih tanda tanya ko hyu won bisa benci ma kyuhyun..
    Aa jangan lama2 ya lanjutanya kepo nih ma ff baru mu..smangat bgt nunggu lanjutanya…fighting ya..

  38. hyaaaaaaaa lama banget nunggu karya galuh unnie
    baru main ke blog ini ternyata sudah ada lagi
    Ceritanya khas banget galuh unnie jadi penasaran sama kelanjutannya
    hehehehe

  39. ya allah bgs bgt bgt 4 jempol ceritanya ya allah unnie daebbak ,knp ya msti kyu tu jahat nnt ujung”nya nyesel tp gk pa” itu yg buat bgs,ya kang hyu won kayaknya udh gk suci lg deh kasian.gr” kyu dan nami,knp gk nami aja yg ditinggal??lanjut unnie chap 2 jgn lama” ya

  40. Sbnarny ap yg tjdi d masa lalu antara mrk ber 3?.. Kok kykny hyuwon benci bgt am kyu n nami..
    Trz hyuwon ngilang kmana slama ini?

  41. aduhh ff baru nihh..baru part pertama ajh uadh bkin pnasaran waduhh bnyak bnget apalagi tentang masa lalu mereka dan trauma y hyu won??
    next part y d ijin bca thor

  42. akhirnya setelah sekian lama ada lagi ff baru senengnya

    huhhh kisah yang menyedihkan nich
    ngrasain banget gimana jadi hyu won tapi pasti ada lagi luka yang lain lagikan setelah kyuhyun dan na mi pergi meninggalkan hyu won

  43. dulu apa sih yang dilakukan na mi ke hyu won ?? authornim aku paling seneng kalau baca ff yang cerita nya ada salah satu karakter utamanya mangalami trauma, soal nya pasti bakalan ada scene dimana orang itu perlu dilindungi . dan moment itu lah yang paling aku tunggu^^ ..
    well sekarang tinggal nunggu perjuangan kyuhyun agar bikin hyu won menjadi hyu won yang periang , yahhh mungkin kejadian buruk yang dialami hyu won itu terjadi setelah kyuhyun pergi sama na mi kan ?! jadi wajar lah kalau hyu won nyampe sebenci itu . pasti setiap melihat kyuhyun hyu won jadi inget kenangan buruk nya … arghhhhh aku suka sama ff ini 😉

  44. Aah d kepalaku skrg bnyaka tanda “??????” tentang masa lalu Hyu Won, kyuhyun dan Na Mi, apa yg membuat Hyu Won sbegitu benci dan ketakutan lihat Kyu dan blablabla. Itu mreka bertiga terlibat cinta segitiga or gmna? Apa yg terjadi d masa lalu yg membuat Hyu Won trauma bnget? ff’a always daebak (y)

  45. Rada kecepetan thor alurnya hehe

    Keren! Keren! Penasaran hyu won kenapa, kayaknya dia disiksa deh waktu kyuhyun sama nami ninggalin dia, atau dia diperkosa? Baca lanjutannya dulu ya hehe

  46. anyeong
    woaaah ,, aku kembali lagi(?) #gubrak# lupa udah baca atau belum ,,hehehe
    nggapapakan?? tetap keren,, astaga sekarang sisetan(?) sedang tertindas*plakk* nggak tega juga ngelihat kyuhyun disini di gitu in , tapi ……. nggak tega juga kalau hyu won seperti itu ,, hiks
    apa sebegitu traumanyakah hyuwon??

    @_@+fighting

  47. hyu won kenapa ??? kenapa dia kaya yang trauma gitu dan aku pikir hyu won hilang tuh jauh ternyata masih disitu kok bisa selama itu yaaa buat nemuih hyuwon huhu

    hyuwon jadi kaya ngebenci kyu. kenapa ??? kenapaaa ? huaaaa

  48. Hai… aku reader baru…
    Astaga baru part1 aja udh bkin pnasaran, bhkan aku jdi ikut deg deg an ngebayangin apa yg terjadi sma hyu won dimasa lalu, dn ada sangkut paut apa kyuhyun sama nami…

  49. apa waktu kyuhyun niggalin hyu won dlu,, hyu won diculik n dijahatin orang?? keknya dia trauma berat,, smpai hrus masuk k rs lg krna od obat tidur?
    hhh,,, penasaran 🙂

  50. Ffnya daebak… wah kyuhyun pasti kcwa parah liat reaksi hyuwon tp q lbih pnasaran sma apa yg di alami hyuwon smpai dia bnci bnget sma kyu. Mungkin… baca part lnjutnya ajah drpda pnsaran 😀

  51. anyeong pendatang baru di sini. di lihat dr banyakx komenx kanyak semua ff di sini keren2. tp q baru baca yg ini dan ternyata bener2 keren. pasti kejadian 10 tahun lalu itu bener2 mengerikakan sampek ninggalin trauma yg hebat kaya gitu..

  52. Hi, author salam kenal! ehehe
    ijin baca semua ff mu disini ya 😉 belum sempet baca semua tapi sewaktu baca yang ini langsung jatuh hati sama ff ini.. suka sekali dengan cerita yang bisa bikin pembacanya jadi ikut penasaran 😉
    keep writing 😉 ah ya, what should I call you?

  53. haloo
    saya baru menemukan blog ini…
    saya suka bgt ffnya feelnya dapat sekali… bikin penasara dan tdk ingin berhenti membacanya..
    ♥♥♥

  54. Penasaran bgt, apa sbnarnya yg terjadi pd hyuwon. Apakah dia mengalami kekerasan? Siapa yg melakukannya, dan knp? Duh pnasaran

  55. penasaran apa yg terjadi d masa lalu mereka ber 3
    knp hyu won seakan menyimpan trauma tersendiri…..
    kayanya menyakitkan bnget?

  56. Kyaaa ketemu cerita yg kayanya bakal bikin nyesek,, tapi aku sukaa 🙂 🙂
    Kasihan Hyuwon sia” dia sembunyi 10th dr masa lalunya. Mungkin emang udah waktunya dia menyelesaikan masalahnya itu. Knapa dg Kyuhyun smpe Hyuwon benci bgt. Beruntung nami udah bersuami.. hehehe 🙂

  57. Haaaai author numpang baca lagi yaaa:D kecanduan nih
    Penasaran sm hyuwon kenapa, kasian sm kyuhyun:(
    Semangaaat nulisnya!!

  58. Nemu blog ini udah lama tapi baru baca ff ini. Penasaran sama yg terjadi 10 tahun yg lalu sampe Hyu Won benci sama Kyuhyun dan Nami.

  59. suka karakter hyun won disini kak. entah kenapa feel nya dapat banget pas bacanya dan juga merasakan apa yag terjadi pada hyun won wkwk

  60. kesalahan apa yg sudah kyuhyun lakukan hingga hyu won membemci kyuhyun??? apa ada cinta segitiga diantara mereka…

  61. hai aku pembaca baru izin bca ya
    ff x bgus mdah dipahami tpi aku be lum mengerti kenapa hyu won bisa sebenci itu ama kyuhyun dn na mi
    author fighting nextnprt dong

  62. Penasaran sebenernya apa yang dilakuin kyuhyun sama nami ke hyu won sampe dia ketakutan kayk gitu… btw annyeong salam kenala aku reader baru

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s