FF : Stand By You Part 2 (Sebuah Awal)


Warning : Don’t Copas Without My Permission. Tuhan melihatnya.

Author : Gluu

Genre : Family, Hurt/Comfort, Drama, Romance

Rating : PG 17

Length : Chaptered

Cast :

–       Kang Hyu Won (OC)

–       Cho Kyu Hyun of Super Junior

–       Kang Hyun Ji

–       Lee Donghae of Super Junior

Gedung Pernikahan

Di tengah kerumunan manusia yang saling melempar senyuman dan menebar kebahagiaan satu sama lain ternyata ada hati yang tersakiti juga. Mereka adalah Kyu Hyun, Hyu Won, dan Donghae. Hyu Won berulang kali menarik napas dalam setiap kali para tamu undangan menyelamatinya, mereka praktis menyangka dia adalah Hyun Ji. Katakan wanita mana di dunia yang ingin mengalami hal konyol seperti ini?

Kyu Hyun melirik Hyu Won dari ekor matanya, sejujurnya ada rasa prihatin di hatinya untuk gadis itu. Tapi dia sudah memulai semua ini maka yang harus dia lakukan selanjutnya adalah menjalaninya hingga akhir. Bagaimana reaksi orang-orang di sekitarnya kelak itu bisa diatasi nanti.

“Apakah acara sudah selesai?” tanya Hyu Won parau. Dia lelah juga berdiri berjam-jam lalu kemudian tersenyum dan mengucapkan terima kasih kepada orang-orang yang mendoakan ‘pernikahan’nya dengan Kyu Hyun agar langgeng sampai akhir.

“Kau lelah?” tanya Kyu Hyun. Hyu Won hanya menganggukan kepalanya dengan lemah. Yang dia pikirkan saat ini hanya dua, cepat pergi dari sini dan mengatasi kemarahan Donghae.

“Baiklah, kita pulang.” Ucap Kyu Hyun.

“Memangnya boleh? Orang-orang tidak akan heran?” tanya Hyu Won.

Kyu Hyun berdecak pelan, siapa yang mengatakan lelah tadi? Giliran dia memberi jalan untuk istirahat gadis itu justru mempertanyakan keputusannya.

“Kita yang mempunyai acara ini, kita berhak menghentikan acara ini kapan saja.” Ucap Kyu Hyun tak acuh.

“Hentikan saja, aku sudah muak berdiri lama-lama di sini.” Ucap Hyu Won dengan ketus. Ia tak sadar bahwa ucapannya sedikit kasar tapi Kyu Hyun tak menanggapi itu, dia setuju dengan gadis itu.

Kyu Hyun memberi isyarat pada kakaknya yang berdiri di bawah podium untuk naik ke atas. Ahra segera naik ke atas podium dan menghampiri Kyu Hyun.

“Ada apa?”

“Aku ingin menyudahi acara ini, aku dan Hyu Won akan pulang sebentar lagi.” Ucap Kyu Hyun.

Ahra hanya menganggukan kepalanya mengiyakan ucapan adiknya. Lagi pula dia tahu benar bahwa bukan situasi seperti ini yang mereka semua harapkan. Kyu Hyun dan Hyu Won juga sudah berdiri berjam-jam untuk menyambut tamu yang datang. Mereka memang sebaiknya pulang.

“Aku akan menyiapkan mobil pengantin kalian.” Ucap Ahra dengan lembut ketika menatap Hyu Won. Hyu Won hanya tersenyum lemah pada Ahra.

****

Kyu Hyu dan Hyu Won duduk bersebelahan di dalam mobil pengantin yang sudah dihias sebegitu manisnya. Semua sesuai dengan permintaan Hyun Ji. Hyu Won hanyan bisa menikmati apa yang ada. Hyu Won memasang senyum palsunya untuk para tamu undangan begitu pun Kyu Hyun. Mereka bahkan saling menautkan tangan dan menunjukannya pada para tamu undangan.

“Semoga kalian hidup bahagia!” teriak beberapa orang mendoakan Kyu Hyun dan Hyu Won.

Ketika akhirnya mobil bergerak meninggalkan area gedung pernikahan, senyum Hyu Won dan Kyu Hyun sontak berubah menjadi sebuah kemuraman. Hyu Won beberapa kali menolehkan kepalanya menatap ke arah belakang.

“Ada apa?” tanya Kyu Hyun masih dengan pandangan lurus ke depan.

“Aku…” Hyu Won menggigit bibir bawahnya ragu tapi kemudian dia mengenyahkan keraguannya. “Aku tidak melihat Donghae oppa, di mana dia?” ucap Hyu Won pada dirinya sendiri.

Kyu Hyun sudah menduga Hyu Won pasti akan mencari Donghae. Pria itu menjawab pertanyaan Hyu Won dengan tenang. “Dia tak ada di gedung pernikahan sejak aku memintamu untuk menggantikan Hyun Ji.” Ucap Kyu Hyun.

“Maksudmu apa?” tanya Hyu Won.

“Dia tak mungkin aku biarkan ada di sana, dia bisa membatalkan acara pernikahan.” Ucap Kyu Hyun.

“Kalian mengasingkannya?” tanya Hyu Won tercekat, ada kemarahan dalam suaranya.

“Itu harus dilakukan.” Balas Kyu Hyun tak acuh.

“Kalian semua keterlaluan.” Ucap Hyu Won memaki Kyu Hyun dan semua orang yang bersekongkol untuk mengasingkan Donghae. “Ahjussi, bolehkah aku pinjam ponselmu?” Ucap Hyu Won sambil menengadahkan tangannya pada pria paruh baya di belakang setir.

Ne, nona…” ucap pria itu lalu merogoh ponselnya dan memberikannya pada Hyu Won.

Hyu Won menekan sederet angka yang sudah dia hapal di luar kepala. Gadis itu lantas menempelkan ponsel ke telinga namun sayang telepon tak kunjung tersambung, Hyu Won bahkan mulai frustrasi dengan semuanya. Dia ingin sekali berteriak dan memarahi orang-orang di sekelilingnya tapi dia tahu itu perbuatan bodoh, dia tentu saja masih punya kendali diri.

Hyu Won mematikan ponselnya lalu memilih untuk menenangkan dirinya sambil memikirkan penjelasan apa yang akan dia berikan pada Donghae nanti. Dia menyandarkan kepalanya sambil menengadah menatap langit-langit mobil. Tanpa ia sadari sejak tadi Kyu Hyun mengawasi semua gerak-geriknya.

“Aku akan menjelaskan semuanya pada Donghae.” Ucap Kyu Hyun memecah keheningan.

Hyu Won menolehkan kepalanya dan menatap Kyu Hyun dengan bingung lalu kemudian muncul satu pertanyaan dalam benaknya.

“Apakah kita akan menjalani pernikahan ini dengan sungguh-sungguh atau hanya sebuah kebohongan?” tanya Hyu Won.

Kyu Hyun menatap Hyu Won dengan dalam. Tatapannya mengunci tatapan Hyu Won seolah tak ingin gadis itu memalingkan wajahnya.

“Walaupun kita menikah bukan atas nama cinta, dan aku jelas tahu bahwa kita tak menginginkan pernikahan ini. Tapi bagiku pernikahan tetaplah pernikahan. Pernikahan itu tetaplah hal sakral untukku dan bukan sebuah permainan. Kita menikah di hadapan Tuhan, dan kita berdua bersumpah sehidup semati, Kang Hyu Won. Jadi kalau kau bertanya seperti apa kita akan menjalani pernikahan ini, maka jawabannya adalah sebuah pernikahan yang sesungguhnya.” Jawab Kyu Hyun.

Hyu Won menelan ludahnya dengan gugup mendengar jawaban Kyu Hyun. Dia tahu bahwa Kyu Hyun tidak mungkin jatuh cinta padanya lalu memerangkapnya, pria itu hanya tak ingin semakin terperosok melakukan sebuah dosa dengan bermain-main dengan sebuah pernikahan.

“Tapi yang kau sematkan dalam janji pernikahan adalah Hyun Ji bukan aku.” Balas Hyu Won tak mau menerima begitu saja ucapan Kyu Hyun.

“Itu hanya sebuah nama, Kang Hyu Won. Yang terpenting adalah siapa yang ikut berjanji denganku di hadapan Tuhan.” Balas Kyu Hyun.

“Apa kau sangat frustrasi karena ditinggal oleh kakakku? Kau ingin membalasnya?” tanya Hyu Won masih tak bisa menerima jawaban Kyu Hyun.

Kyu Hyun menyeringai mendengar ucapan Hyu Won. “Dia tak akan kuizinkan untuk menganggu pikiranku lagi, cukup sudah dia memporak-porandakan semua rencana kami. Sejak pernikahan ini telah resmi, aku sudah meninggalkannya jauh di belakangku, jadi mengapa kau tidak melakukan hal yang sama denganku, meninggalkan masa lalumu di belakang juga.” Ucap Kyu Hyun.

Hyu Won mendengus mendengar ucapan Kyu Hyun. “Kau sama seperti kakakku, kalian benar-benar egois. Posisinya kau ditinggalkan Cho Kyu Hyun. Yang kau cintai adalah Hyun Ji, hatimu sudah mati untuk wanita mana pun jadi dengan siapa pun kau menikah itu tidak akan menjadi masalah karena kau tidak akan jatuh cinta lagi dengan wanita mana pun selain Hyun Ji. Kau mungkin adalah tipe pria yang akan mencintai satu wanita sampai mati tidak peduli memilikinya atau tidak. Tapi tidak dengan diriku, aku tidak mencintaimu, aku tidak ditinggalkan, dan yang paling penting adalah aku sangat mencintai Lee Donghae.” Ucap Hyu Won tenang.

Kyu Hyun  tertegun mendengar ucapan Hyu Won. Gadis itu jelas benar seratus persen. Hati Kyu Hyun sudah membeku sejak Hyun Ji pergi meninggalkannya. Kalau Hyun Ji pergi maka itu adalah pilihannya bagaimana hati Kyu Hyun selanjutnya, itu adalah tanggung jawabnya sendiri.

“Jelas kau lebih peka dari pada kakakmu.” Ucap Kyu Hyun membelot dari topik urama. Ia lalu memalingkan wajahnya, jelas sekali dia tak ingin melanjutkan perdebatan mereka. Sejujurya ada perasaan bersalah dalam hatinya karena sudah menyeret Hyu Won sampai sejauh ini.

Hyu Won membuang tatapannya ke arah luar jendela. Air matanya mengalir begitu saja. Tidak ada yang memikirkan perasaannya dan Donghae sama sekali. Ada sebuah permasalahan besar yang sedang menantinya setelah ini. Bagaimana hidunya setelah ini?

****

 Cho’s Family Home

Mobil yang ditumpangi Kyu Hyun dan Hyu Won berhenti di depan halaman rumah Kyu Hyun. Hyu Won menatap gugup rumah Kyu Hyun. Belum pernah seumur-umur ia merasakan perasaan seperti ini walaupun sudah sejak kecil dia tinggal di sini.

“Ayo turun.” Ucap Kyu Hyun.

Hyu Won mencengkram gaun yang ia kenakan dengan erat, perasaannya sangat tak menentu sekarang. Dia dan Kyu Hyun pasti sudah ditunggu oleh keluarga besar mereka. Jangan berpikir bahwa mereka akan merayakan hari bahagia ini dengan sebuah makan malam. Mereka pasti akan membicarakan mengenai kacaunya hari ini.

Kyu Hyun sudah lebih dulu masuk ke dalam rumah dibantu oleh asistennya yang kini tengah mendorong kursi rodanya. Hyu Won menatap Kyu Hyun dengan asing. Dia tak pernah berhubungan dengan kekasih kakaknya itu sejak dulu dan sekarang dia memiliki sebuah ikatan yang sangat sakral dengan pria itu.

“Kalian sudah datang?” itu suara ayah Kyu Hyun, Cho Young Hwan.

Hyu Won menatap satu per satu orang-orang yang tengah menunggu mereka di ruang tengah. Tampak kedua orang tuanya yang duduk berdampingan dengan gugup, lalu Cho Hanna yang diapit dua putrinya, Ahra dan Eun Mi.

“Selamat malam Tuan… Nyonya.” Ucap Hyu Won dengan kikuk.

“Ke marilah nak.” Ucap Hanna dengan lembut.

Hyu Won tersenyum sekilas, setidaknya wanita itu masih lembut seperti biasanya. Dia pikir mereka akan berubah sikap padanya dan keluarganya. Hyu Won berjalan menuju tempat kosong di samping ibunya. Ia lalu duduk dengan gugup.

“Kita tentu tak menyangka bahwa kejadian seperti ini akan terjadi, sejujurnya aku sangat malu dengan kejadian hari ini tapi syukurlah Hyu Won bisa membuat semua terlihat normal seolah tak terjadi sesuatu yang aneh.” Ucap Young Hwan dengan suara beratnya.

“Maafkan perilaku putri kami, Tuan Cho.” Ucap ayah Hyu Won sambil menundukan kepalanya. Hyu Won menggigit bibir bawahnya menahan diri untuk mencegah ayahnya bertindak seperti itu. Harusnya Hyun Ji yang meminta maaf seperti itu, kalau perlu gadis itu harusnya berlutut.

Ne, maafkan kami nyonya… tuan.” Giliran ibu Hyu Won yang berbicara.

Hyu Won tak tahan lagi rasanya melihat kedua orang tuanya harus menanggung semua ini akibat perbuatan Hyun Ji. Dia hendak berbicara ketika Kyu Hyun lebih dulu memotongnya.

“Sudahlah, semua sudah terjadi. Lagi pula tak ada masalah besar yang terjadi. Semua berjalan normal. Orang-orang tak tahu apa yang sebenarnya sudah terjadi.” Ucap Kyu Hyun.

Hyu Won menatap Kyu Hyun dengan bengis. Dasar egois! Justru sekarang masalah besar mulai muncul. Desis Hyu Won dalam hati.

“Hyu Won-ah, aku tahu ini pasti sangat berat untukmu tapi terima kasih karena sudah membantu mengatasi semua ini.” Ucap Hanna dengan senyum tulus.

Hyu Won menjadi tak enak, tadinya dia ingin sekali menyuarakan isi hatinya tetapi kemudian dia tak bisa menyakiti hati ibu Kyu Hyun. Dia sudah pernah bilang kan, kalau ibu Kyu Hyun adalah wanita paling baik di dunia ini. Dan dia merasa bahwa semua orang seolah bersekongkol untuk tak membahas mengenai hubungannya dengan Donghae. Mereka seolah membutakan mata mereka dengan kenyataan yang ada.

Ne, nyonya.” Ucap Hyu Won dengan senyum tipis.

“Mulai sekarang jangan panggil kami dengan sebutan nyonya dan tuan lagi. Kita adalah besan sekarang. Kau juga Hyu Won mulai sekarang panggil kami dengan sebutan Appa dan eomma.” Ucap Young Hwan.

“Kita akhirnya menjadi keluarga!” ucap Eun Mi dengan senang, dia dan Hyu Won sudah bersahabat sejak mereka kecil dan sekarang gadis itu menjadi saudaranya.

“Benar, mulai sekarang panggil aku Eonnie.” Ucap Ahra dengan ceria.

Ne,” balas Hyu Won dengan senyum lemah. Dia menatap kedua orang tuanya dengan pilu. Ya Tuhan! Dia ingin sekali memaki Hyun Ji, di mana otak kakaknya itu sampai tega-teganya meninggalkan keluarga sebaik ini. Dasar Hyun Ji bodoh! Dia pergi meninggalkan keluarganya dengan setumpuk masalah yang Hyu Won sendiri tidak tahu bagaimana cara mengatasinya.

“Baiklah, mungkin kita semua bisa beristirahat sekarang. Dan Hyu Won, mulai sekarang kau tinggal di rumah ini. Barang-barangmu sudah dipindahkan ke kamar Kyu Hyun.” Ucap Hanna. Hyu Won hanya melongo mendengar ucapan Hanna.

“Ah kajja! Mari berisirahat!” ucap Ahra mengalihkan kebingungan Hyu Won.

Semua orang tampaknya setuju dengan ucapan Hanna. Setelah drama pernikahan hari ini, mereka semua butuh istirahat yang panjang. Tapi Hyu Won tak langsung beristirahat, ia meminta izin pada Kyu Hyun untuk pergi ke paviliun belakang –rumah keluarga Hyu Won– untuk mengambil beberapa barang di kamarnya. Lagipula dia masih terkejut dengan status kepindahannya ke kamar Kyu Hyun. Akan jadi apa dia bila hanya berduaan saja dengan Kyu Hyun.

****

Hyu Won sudah berganti pakaian menjadi baju rumahan. Gaun pernikahan milik Hyun Ji sudah dia lipat dengan rapih. Rasanya seperti mimpi ketika ia menatap gaun indah tersebut, benarkan dia sudah menikah dengan calon suami kakaknya sendiri?

Hyu Won berdiam lama di dalam kamarnya tanpa melakukan apa pun. Dia hanya sedang memikirkan apa yang akan ia lakukan setelah ini. Apakah dia harus berperan menjadi menantu yang baik dan istri yang berbakti pada suami? Atau dia bisa memilih menjadi Hyun Ji kedua dengan memilih pergi meninggalkan Kyu Hyun.

Tok… Tok… Tok…

“Hyu Won?” panggil Jun Ho –Ayah Hyu Won.

Ne, appa?” balas Hyu Won.

“Kau sedang apa? Ini sudah larut, kau tidak mungkin tidur di sini.” Ucap Jun Ho berbicara dengan lembut.

Hyu Won keluar dari kamarnya lalu menatap ayahnya dengan sayang. “Ne, appa.” Ucap Hyu Won.

“Suamimu sudah menunggu lama.” Ucap Jun Ho mencoba menggoda putrinya.

“Aisshh jangan begitu.”

“Baik… baik.” Ucap Jung Ho. Kemudian pria itu menatap Hyu Won dengan sendu. “Maafkan appa tak bisa memberikan jalan keluar terbaik untuk semua ini.” Ucap Jun Ho.

Hyu Won hanya tersenyum lemah, dia tak bisa menyalahkan ayahnya tapi ada harapan besar dalam hatinya bahwa ayahnya akan berada di pihaknya saat ibunya memaksanya untuk menikah dengan Kyu Hyun tapi semua tidak terjadi, dan sekarang dia harus menjalani pernikahan konyol dengan Kyu Hyun.

“Sudahlah, semua sudah terjadi.” Ucap Hyu Won lalu bersiap untuk kembali ke kediaman Kyu Hyun.

“Jangan membenci appa. Tuan Young Hwan sudah banyak menolong hidup appa jadi–” Ucapan Jun Ho terpotong.

“Ssst sudahlah Appa, aku mengerti.” Ucap Hyu Won berusaha menenangkan ayahnya.

“Kau memang putri kesayangan Appa.” Ucap Jun Ho lalu memeluk Hyu Won dengan sayang.

“Sudah ya, aku harus kembali. Suamiku sudah menunggu.” Ucap Hyu Won dengan candaan, sejujurnya dia tak ingin berlama-lama bersama ayahnya karena dia takut akan menangis tersedu-sedu. Dia tahu ayahnya berada di posisi terjepit sehingga tak bisa menolongnya untuk lolos dari pernikahan ini.

“Hmm, kembalilah.” Ucap Jun Ho.

Hyu Won melepas pelukan ayahnya lalu segera bergegas menuju pintu keluar. Dia tak melihat ibunya di mana-mana, lagi pula dia sedang tak ingin bertemu dengan wanita itu. Ibunya bukan sosok yang akan menenangkan hatinya saat ini.

Ketika Hyu Won menutup pintu rumahnya, dia dikagetkan dengan sosok ibunya yang tengah berdiri di teras rumah. Wajah wanita itu tampak linglung seolah banyak sekali hal yang sedang menganggu pikirannya.

Eomma?” panggil Hyu Won.

Wanita paruh baya itu membalikan tubuhnya dan menatap Hyu Won dengan pandangan kosong. Tatapannya beralih pada gaun pernikahan di tangan Hyu Won. Hyu Won menangkap kesedihan di wajah ibunya. Wanita itu pasti sedang memikirkan Hyun Ji saat ini.

“Aku kembali dulu ke rumah keluarga Cho.” Ucap Hyu Won.

“Jangan menjadi Hyun Ji.” Ucap Ibu Hyu Won tiba-tiba.

“Apa maksud eomma?” Ucap Hyu Won bingung.

“Kyu Hyun milik Hyun Ji, mereka saling mencintai. Kau tidak boleh menjadi Hyun Ji. Jangan mengambil Kyu Hyun dari Hyun Ji. Eomma yakin Hyun Ji akan kembali.” Ucap ibu Hyu Won.

“Bukankah eomma yang menyuruhku menjadi pengganti Hyun Ji?” Ucap Hyu Won dengan sinis.

“Tapi bukan berarti kau merebut posisinya. Dia tetaplah pengantin Kyu Hyun.” Ucap Ibu Hyu Won.

“Siapa yang mau merebut posisi Hyun Ji?! Aku juga tidak mau menjalani semua ini. Aku mencintai Donghae oppa! Eomma, sekarang dengarkan aku. Pria itu mengingkan pernikahan yang sesungguhnya. Dia tak peduli aku Hyun Ji atau Hyu Won, dia akan menjalani pernikahan dengan sesungguh-sungguhnya. Bisakah kau membayangkan bagaimana rasanya jadi aku? Aku ini sebenarnya sedang melakukan apa sih?” ucap Hyu Won mulai emosi. Dia luar biasa kesal dengan sikap ibunya. Mengapa di saat seperti ini ibunya justru lebih mencemaskan Hyun Ji daripada dirinya.

“Kau bisa menikmati semua kemewahan ini sementara Hyun Ji tidak. Jadi tolong jangan rebut tempat Hyun Ji, dia pasti punya alasan dibalik kepergiannya.” Ucap ibu Hyu Won.

“Kalau begitu suruh aku pergi sekarang, aku akan pergi! Aku tidak akan mengambil tempat Hyun Ji.” Ucap Hyu Won meninggi.

“Jangan berani-beraninya kau pergi, Kang Hyu Won. Bersikaplah baik pada mereka. Keluarga Cho sudah sangat baik pada kita. Kau, aku, ayahmu, dan Hyun Ji berhutang banyak pada keluarga Cho. Mereka menyekolahkan kalian sampai kalian sukses.” Ucap Ibu Hyu Won.

“Menyekolahkan kalian? Menyekolahkan Hyun Ji mungkin! Aku tidak, aku tahu bahwa semua biaya pendidikan kami hanya eomma berikan pada Hyun Ji. Eomma mengarahkanku pada sekolah kejuran sehingga aku tak perlu berkuliah yang nantinya akan langsung bekerja sehingga biaya sekolah bisa ditabung untuk menjadikan Hyun Ji seorang dokter yang sangat sukses–”

PLAKKK

Hyu Won tertegun sejenak saat dirasakan pipi kirinya begitu panas. Ibunya baru saja menamparnya dengan sangat keras. Hyu Won meraba pipinya. Sebulir air mata mengalir dari mata kirinya.

“Hyu Won–” ucap Ibu Hyu Won dengan suara parau seolah ia sendiri terkejut dengan apa yang baru saja ia lakukan.

Eomma keterlaluan. Mengapa eomma begitu tidak adil padaku? Bisakah kau sedikit lebih kasihan padaku? Hyun Ji pergi dan meninggalkan banyak masalah tapi aku yang harus membereskan semua ini. Lalu sekarang aku dituduh akan mengambil posisinya. Bisakah eomma memikirkan perasaanku? Aku bisa gila!” ucap Hyu Won dengan suara bergetar.

“Hyu Won–”

“Kita memang berhutang banyak pada keluarga Cho dan hanya pembantu untuk keluarga Cho tapi bukan berarti harus berkorban sampai akhir hayat kita. Kenapa kita tidak kabur saja! Ah, Eomma pasti sangat kecewa karena putri yang eomma agung-agungkan tak bisa bersanding dengan Cho Kyu Hyun, kan? Tapi eomma harus ingat Hyun Ji  yang memilih untuk melakukan semua ini, jadi kalau sekarang semua terjadi seperti ini kau tidak bisa melampiaskan segalanya padaku. Besikaplah sedikit adil, eomma! Kau tidak bisa menjadikanku sebagai pengganti posisi Hyun Ji lalu setelah dia kembali, dia yang menempati posisinya seperti semula. Dan aku harus pergi seperti tak berharga sama sekali.” ucap Hyu Won lalu bergegas meninggalkan ibunya yang masih berdiri dengan pandangan kosong.

“Maafkan eomma, Hyu Won-ah…” ucap ibu Hyu Won dengan suara parau. Tangannya masih bergetar karena baru saja menampar Hyu Won. Dia tak menampik semua ucapan Hyu Won, gadis itu benar seratus persen.

****

Hyu Won berjalan memasuki kediaman Cho yang sudah gelap gulita, dia bersyukur sekali keadaan gelap gulita karena wajahnya kini sekarang pasti sangat sembab. Dia tak mau seseorang mendapati kondisinya yang seperti ini.

Hyu Won tahu ibunya mencemaskan keberadaan Hyun Ji tapi bukan berarti ibunya bisa menjadikannya sasaran kemarahan dan kekecewaan. Sial sekali ibunya sudah memperingatinya sejak awal untuk tak merebut posisi Hyun Ji. Jadi dia ini apa? Pemeran pengganti? Tch~

“Sial! Lalu nanti ketika Hyun Ji kembali aku akan dibuang seperti sampah, begitu?” umpat Hyu Won.

“Sampah apa?”

OMMO!”

Hyu Won menolehkan kepalanya dan menatap Kyu Hyun dengan gugup. Mengapa Kyu Hyun ada di luar kamar? Bukahkah seharusnya pria itu sudah tidur?

“Kau habis bertengkar dengan orang tuamu?” tanya Kyu Hyun ketika ia melihat wajah sembab Hyu Won.

Hyu Won mengalihkan pandangannya pada jarum jam, sudah hampir tengah malam. Dia butuh tidur.

“Aku lelah ingin tidur. Aku tidur di kamarmu?” Tanya Hyu Won gugup.

“Hmm, masuklah.” Balas Kyu Hyun. Hyu Won lalu masuk ke dalam kamar Kyu Hyun.

Kyu Hyun menatap Hyu Won dengan alis bertautan. Dia akan membuat susu dulu sebelum tidur, itu sudah menjadi kebiasaanya.

Selesai membuat susu Kyu Hyun lalu menyusul masuk ke dalam kamar. Ditatapnya Hyu Won yang sudah berbaring di atas ranjangnya. Gadis itu bahkan tak mau repot-repot meminta izin untuk berbagi ranjang.

“Ck! Dia bahkan tidur dengan wajah yang masih penuh dengan riasan.” Decak Kyu Hyun.

Kyu Hyun menjalankan kursi rodanya menuju nakas kecil lalu mulai membuka tas kecil milik Hyu Won, dia mengambil cleanser dari dalam tas milik gadis itu. Kemudian Kyu Hyun dengan sabar membersihkan wajah Hyu Won yang masih penuh dengan riasan.

“Pasti sakit sekali ditampar oleh ibumu sendiri.” Gumam Kyu Hyun dengan prihatin.

“Nghh~” lenguh Hyu Won dalam tidurnya.

“Ssst, tidur Kang Hyu Won.” Ucap Kyu Hyun lalu kembali membersikan wajah Hyu Won.

Kyu Hyun menatap wajah Hyu Won dengan seksama. Hyu Won dan Hyun Ji memang kembar identik, tapi keduanya memiliki sifat dan karakteristik yang berbeda. Hyun Ji lebih lembut dan memiliki fisik yang lemah sementara Hyu Won, gadis itu begitu ceroboh dan tampaknya memiliki fisik yang cukup kuat. Meski begitu, Kyu Hyun justru merasa Hyu Won memiliki hati yang mudah rapuh. Kyu Hyun menggelengkan kepalanya berusaha mengeyahkan Hyu Won dari kepalanya. Tapi kemudian dia tersenyum sinis, bukan ini sebuah awal yang bagus; dia sedang berusaha mengenali karakteristik istrinya sendiri.

TBC

Gimanaaa? Donghae mana ihhhh? Pada kangen Donghae ga???? Komen, masukan, dan kritikan boleh banget ditulis di kolom komentar. Ditunggu ya! Oh iya follow me on instagram @gluuarea / @galuhtyasw biar followersnya satu jutaaaa hahaha 😀
Advertisements

44 thoughts on “FF : Stand By You Part 2 (Sebuah Awal)

  1. Donghae mana? Tolong jangan mengasingkan donghae terlalu lama 😀
    Emaknya Hyuwon kok gitu, kasian Hyuwonnya.

  2. Sebenarnya kenapa hyunji kabur sichhh?!!dihari pernikahan lgi…hyuwon malang bgtz nasibnya… Kena imbas dri kakaknya teruzzzzz😞

  3. Bagus tuh hyu won pokoknya gk boleh lemah kepada orang tuanya dan kyuhyun yang sewaktu-waktu mereka bisa membuangnya seperti sampah udah diperlakukan gk adil dan semena mena tapi mereka gk ada kasihannya sama sekali ke hyu won keluarga macam apa itu
    Moga aja hyun ji udah sakit-sakitan ditempat jauh biar gk ngeganggu hyu won terus 😣😣

  4. Ceritanya makin bagussssss!! Kasihan hyu won di tampar sm ibunya heuhh entah seperti apa rumah tangga mereka kedepannya…. -,-

  5. Dimana donghae??? Jadi kasihan sama donghae dan hyuwoon.
    Ibunya hyuwoon benar2 keterlaluan banget sih, nggak bisa bersikap adil pada anak sendiri.

  6. N akhirny mrk resmi nikah jg. Khidupn rmh tgga sprti ap yg nti bakal mrk jlni. Ap bnr hyuwon hny pmeran pnggnti ny hyunji aj. Klo hyunji pulang hyuwon hrs mundur. Kok enak bner gt…hadeuhhhh. ini eomma ny knp sih am ank sndri kok kyk pilih kasih gt. Ksian hyuwon dy udh bnyk ngalah slma ini…tp eomma ny justru lebih berat k hyunji. Trlepas ap yg dlakukan hyunji itu salah ato bnr. Bhkn kberadaanny skrg pun g tw ad dmn?…
    Y klo pun emg nti ny hyunji kmbli lg. Bhrap kyu n hyuwon g pisah. Trlepas pnikahan ini tpksa krn keadaan tp sprti kt kyu pnikahan ini bukn unk mainan..tp pnikahan ini adlh sgguh2. Krn mrk sdh brjnji ddepn tuhan unk shidup smati.

  7. apa mungkin hyun ji sakit makanya dia kabur . Ya ampun eommanya gitu amat ya sama hyu won kan kasihan hyu won nya udh mah di paksa nikah eh di katain jgn ngerebut kyuhyun lagi kan jadi ngerasa serba salah

  8. Hmmmmm. Penasaran banget sama kelanjutannya. Kok ibunya hyu won tega banget sih:( huhu semoga ada kebahagiaan untuk hyuwon. Part selanjutnya jangan lama-lama ya kak dan part nya jangan kebanyakan😂😜 huehehehe

  9. Waah ibu hyuwon tega bngt ga adil sma kedua anaknya egois.kyu suka aja sama hyuwon tpi gimana sama donghae ditunggu nextnya thor

  10. kalo aku jadi hyuwon emang ngamuk lah… semua hyunji, apa2 hyunji, sampe eomma nya pun gtu. mereka kembar loh? tapi kenpa kok kesaanya pilih kasih banget???😢😢😢

  11. nggak enaknya punya saudara kembar terkadang ortunya ngga adil ,pilih kasih kaya yg dialamin hyuwon donghaenya mna .

  12. Ampunnn dechhh gak enak banget jadi hyuwon..
    Sekarang yg aku harapin cuma kata2 kyuhyun ajja bahwa dia sudah meninggalkan semua masa lalunya bersama perginya hyunji.. karena kalau nanti hyunji kembali dan kyuhyun nerima lagi maka dia gaka ada bedanya sama eomma hyuwon.. paling gak setidaknya ada kek yg ngertiin perasaan hyuwon.. kenapa mreka semua kesannya egois sekali yaaa

  13. Emaknya hyuwon ko’ ga’ adil bnget si rsnya pngen hmmm 😒 ini donghae diasingkan keplanet lain mngkin ko’ ga’ balik2 😁 sikap kyuhyun di akhir smga ga’ brbah yha ksian hyuwonnya udah jdi korban. Ah… Pkoknya ini pling ditunggulah dan jgn lma2 publish yha 😘😉

  14. Donghae kmn ya
    Jgn bilang hyunji kabur bareng donghae

    Soalny donghae kagak muncul2

    Kyu care bnget gini
    Udh terima kyu aj
    Mngkin ini udh jalan kaluan berdua

    Eomma nya hyuwon
    Gila
    Anak kembar anak kandung
    Tp knp hyuwon bagaikam anak tiri ginj

  15. Donghae kmn ya
    Jgn bilang hyunji kabur bareng donghae

    Soalny donghae kagak muncul2

    Kyu care bnget gini
    Udh terima kyu aj
    Mngkin ini udh jalan kaluan berdua

    Eomma nya hyuwon
    Gila
    Anak kembar anak kandung
    Tp knp hyuwon bagaikam anak tiri ginj

  16. sebenernya Hyu Won itu dianggep sebagai siapa sama ibunya? kenapa jahat banget sama anak sendiri? Hyu Won juga anaknya padahal
    yang dipikirin cuma Hyun Ji. Hyu Won bukan mainan! dia juga punya perasaan
    Kyuhyun juga ga mikirin perasaan Hyu Won-_- semoga kau jatuh cinta padanya

  17. Ini donghaenya kemna??
    Di asingkan ke mna kah donghae ini
    Kayanya kalo konfliknya udah muncul ini cerita bakal menegangkan neh

    Hehe so tau banget akunya 😄

  18. unn ff mu selalu emang top cherr dah kalo urusan hati begini…. sedih banget jadi hyuwon 😦 serba salah gitu iiihh, awas aja kalo kyuhyun berpaling pas ada si hyunji ckckck kasian banget, udahnya dia yg kena nikah ama orang yg kagak cinta, kagak boleh jadi istri sebenernya, entar pas udah mau balik ke donghae ternyata donghae udah pindah hati, terus pas mau cinta ke kyuhyun ternyata si hyunji balik…. sumpah miris banget dah
    kagak ada yang sayang banget ama hyuwon unn 😦 plis jan bikin hati hyuwon menderita lebih lama lagi

  19. kasihan sama hyu won cuma jadi cadangan buat hyun ji aja
    kya.a kyuhyun denger dewh pas hyu won sama eomma.a marah2
    duh nyesek jleb…

  20. itu ibunya Hyuwon keterlaluan BANGET astaga. Hyunji juga ih kenapa pakai acara kabur segala sih? Donghae ada dimana kamu? huhuhu tolong itu bawa Hyuwon pergi kasihan sekali dia T_____T ..

  21. Sumpah d sini hyuwon kasian bget, dn ibunya bner2 ngeselin, ga adil dn tega bgt ngomong kyak gtu sma hyuwon, sllu hyunji hyunji trus yg d nomorsatukn. Bner2 malng nasibnya hyuwon. Berharap bgt kyuhyun jatuh cinta sma hyuwon trus lupain hyunji.
    Donghae dia dmna ya ??? 😊
    D tunggu next chapnya.

  22. Kangeennn Donghaee doonggg
    kayanya Ayahnya lebih ke Hyu Won, kalau ibunya lebih ke Hyun Ji.
    Kyuhyyuunnnn “Pernikahan tetaplah pernikahan”
    Ternyata dia liat waktu Hyu Won bertengkar sama ibunya.
    Gimana nasibnya Donghae? Kenapa Hyun Ji kabur?

  23. apapun alasan hyunji itu tdk bisa diterima kasihan hyunwon n hae harus terpisah n kyu yg sakit hati
    sebel gue ma ibu nya hyu won ngangap hyuwon kyk anak tiri aja gx mungkin kan hyunji sakit parah n kabur apaan huaahhhh sebel sebel

  24. Eonni jangan buat hyu won menderita terus ya kasihan. Ibunya hyu won itu sadis dan pilih kasih pula Kan kasihan. Kyuhyun nanti jadi suami yang baik ya. Donghae oppa jangan lama-lama menghilangnya ya. Hyun ji cepet kembali ya biar hyu won gak menderita lagi.

  25. Kasihan hyuwon nasibnya harus selalu mengalah pada saudara kembarnya. Kenapa ibunya selalu pilih kasih padanya. Kyuhyun jangan tambahi kau menyakiti hyuwon. Tlng perlakukan hyuwon dengan baik. Hyuwon tidak salah apa apa.

  26. Hyuwon knp nasibmu tragis bgt,udh berkorbn byat keluarga,msh aj ibuny mnamparnya.
    Tp gmn ke dpnny sikap kyu ke hyuwon,apkh hyunji akn balik lg,donghae blm ada kbrnya

  27. Gua beneran enek ama ibu kek ibunya hyu won, masa iya pilih kasi banget 😦 emang hyu won anak angkat atau anak tiri apa? Dan hyun jin pergi itu kenapa lagi , gak sadar sih kelakuannya ini buat adeknya sendiri tersiksa,,,dan donghae sabar ya ujian hidup emang gitu terlalu kejam

  28. Belom ada separo udah nangis bombai😭😭. Ibunya tega amat yah, masa iya bisa kagak adil begitu, lha apa si hyuwon anak tirinya apa 🙀. Hyunjiii si ratu tega dasar, adeknya kasian jadiin tumbal terus.

  29. Ihhh ibu hyu won egois banget ihhh. Kasian hyu won. Kenapa selalu hyun ji yang jadi kebanggaan. Kalo nanti hyun ji balik dan keadaan berubah(hyu won jatuh cinta dengan kyuhyun)gimana?pasti hyu won sakit hati lagi. Sedih aku liat hyu won. Kenapa hidupnya selalu penuh penderitaan.

    Keep writing and fighting kak!!!

  30. Aduh baiknya si suami

    Jarang2 ada yang baik sama istri palsu begini

    Nyesek ya, peran antagonis nya ibu sendiri ckckckc

    Aku makin suka sama cerita ini ^^

    Terus semangat ya dear nulisnyaaa xoxo

  31. Hyunji punyq fisik lemah dibanding Hyuwon.

    Nahloooohh… kok aku malah mikir si Hyunji ini sakit yah? Dan alasan ini lah yg dia pake utk kabur dr Kyuhyunn. Kentara juga dari sikap ibunya yang khawatir bgt sama Hyunji dan gak ngijinin Hyuwon ngambil posisinya…. Dan sialnya, yg tahu ttg ‘penyakit’ Hyunji ini yaa cuma ibunya. Sementara Hyuwon dan Junho gak tahu. Waduuuuuhhh….
    Sampe berpikiran kesana wkwk

    Dongeeeek kemanaaaa??? Dia diasingin dimana???? Uuuughh kepo kepo kepo 😣😣😣

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s